Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Buntut Viral di Media Sosial, Pemkot Semarang Telusuri Status Aset Hidran

Kepala BPKAD Kota Semarang, Tuning Sunarningsih menyatakan, aset hidran di Kota Semarang saat ini masih dalam proses pencatatan kepemilikan.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
CATAT ASET - Hidran di area Balaikota Semarang, Selasa (20/1/2026). Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang menyataka aset hidran di Kota Semarang saat ini masih dalam proses penelusuran pencatatan kepemilikan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kondisi hidran di Kota Semarang belakangan viral dan menjadi perhatian publik.

Dalam pembahasan program dan kegiatan tahun anggaran 2026 antara Komisi B DPRD Kota Semarang dan OPD terkait, persoalan itu kembali dibahas termasuk perihal pencatatan aset.

Baca juga: Berburu Jejak Hidran yang Hilang: Damkar Semarang Mencari Sumber Air di Tengah Hutan Beton

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang, Tuning Sunarningsih menyatakan, aset hidran di Kota Semarang saat ini masih dalam proses penelusuran pencatatan kepemilikan.

Tuning menjelaskan, berdasarkan data yang tercatat di Pemerintah Kota Semarang, jumlah hidran yang sudah masuk dalam daftar aset pemkot masih terbatas.

Sebanyak 10 unit hidran tercatat di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) yang sebelumnya merupakan hibah dari Kementerian Pekerjaan Umum, serta dua unit hidran tercatat di Kecamatan Tembalang.

"Kalau untuk hidran itu memang yang tercatat di Pemerintah Kota yang 10 itu ada tercatat di DPU. Itu juga dulu adalah hibah dari Kementerian PU. Kemudian yang dua tercatat di Kecamatan Tembalang. Selebihnya, masih penelusuran yang dilakukan oleh PDAM dan Damkar," jelas Tuning, Selasa (20/1/2026).

20260120_Kepala BPKAD Kota Semarang, Tuning Sunarningsih_1
CATAT ASET - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang, Tuning Sunarningsih saat wawancara usai pembahasan program dan kegiatan tahun anggaran 2026 dengan Komisi B DPRD Kota Semarang di Gedung DPRD Semarang, Selasa (20/1/2026).

Berdasarkan catatan, jumlah hidran di lapangan diperkirakan mencapai sekitar 118 unit.

Tuning mengungkapkan, data tersebut masih dalam tahap verifikasi dan belum seluruhnya tercatat sebagai aset Pemerintah Kota Semarang.

Tuning juga menegaskan, hingga saat ini tidak terdapat aset hidran yang tercatat di Damkar.

Baca juga: Beres-beres Titik Nol Cilacap: Petugas Temukan Banyak Puntung Rokok Hingga Hidran Macet

"Yang jelas itu tidak di Pemkot, karena yang Pemkot yang sudah tercatat yaitu tadi yang 10 dan 2. Kalau yang lainnya, mungkin ada di perumahan-perumahan dan lain sebagainya itu memang PDAM kan juga membuat," terangnya.

Menurutnya, banyak hidran yang berada di kawasan perumahan dan fasilitas baru.

Adapun pembangunan hidran dilakukan oleh PDAM.

"Kalau misalnya ada perumahan-perumahan baru otomatis dia akan buat. Jadi saat ini masih dilakukan penelusuran antara Damkar dan PDAM Kota Semarang. Yang jelas nanti pasti tercatat," imbuhnya. (idy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved