Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Ada Tukar Botol Dapat Lumpia di Semarang, Begini Caranya

Menyambut HUT ke-479, Pemkot Semarang menghadirkan program Tukar Botol Dapat Lumpia.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
TUKAR BOTOL - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. Menyambut HUT ke-479, Pemkot Semarang menghadirkan program Tukar Botol Dapat Lumpia. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menyambut HUT ke-479, Pemkot Semarang menghadirkan program Tukar Botol Dapat Lumpia.

Program ini mengajak masyarakat menukarkan botol bekas menjadi voucher lumpia gratis, sekaligus menargetkan pembagian 5.000 porsi lumpia untuk memecahkan Rekor MURI.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menjelaskan, program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Semarang dalam mendorong budaya ramah lingkungan sekaligus menguatkan identitas kota sebagai rumah kuliner legendaris.

Baca juga: Organda Semarang Usul Hapus Pertalite Asal Transportasi Massal Digratiskan

Sosok Madina Gadis Tunarungu di Semarang, Jadi Desainer Hasil Otodidak, Ngaku Sempat Diremehkan

“Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah."

"Botol bekas yang sering dianggap tidak bernilai bisa ditukar menjadi sesuatu yang bermanfaat."

"Ini juga menjadi momentum kebersamaan warga di dalam merayakan HUT ke-479 Kota Semarang sekaligus memperkuat identitas sebagai kota kreatif dan peduli lingkungan,” katanya, Rabu (22/4/2026).

Program Tukar Botol Dapat Lumpia dilaksanakan dalam dua tahap.

Pertama, tahap penukaran botol bekas dimana masyarakat dapat menukarkan botol bekas pada 26–30 April 2026 di bank-bank sampah terdekat.

Botol yang dikumpulkan akan ditukar dengan voucher lumpia gratis.

Selanjutnya adalah tahap penukaran voucher.

Voucher yang telah diperoleh kemudian dapat ditukarkan dengan lumpia pada 3 Mei 2026 pukul 06.00 hingga pukul 08.00 di Lapangan Simpang Lima Semarang.

5.000 porsi lumpia akan dibagikan kepada masyarakat dalam kegiatan ini, yang sekaligus menjadi upaya Pemkot Semarang untuk memecahkan Rekor MURI sebagai pembagian lumpia terbanyak berbasis gerakan peduli lingkungan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye Pemkot Semarang dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan, sekaligus memperkuat citra Kota Semarang sebagai kota yang inovatif, ramah lingkungan, dan kaya akan budaya kuliner.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi, mengumpulkan botol bekas, dan menjadi bagian dari sejarah baru Kota Semarang," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved