Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

RESMI, Agustina Lantik Handi Priyanto sebagai Sekda Kota Semarang

Agustina Wilujeng Pramestuti melantik Handi Priyanto sebagai Sekda Kota Semarang di Gedung Moch Ichsan, Balaikota Semarang, Senin (18/5/2026).

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
PELANTIKAN - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti berfoto bersama seusai melantik Handi Priyanto sebagai Sekda definitif Kota Semarang di Gedung Moch Ichsan, Balaikota Semarang, Senin (18/5/2026). Handi dipilih karena nilainya paling besar dibandingkan dua calon lainnya. 

Agustina mengatakan, keputusan akhir dilakukan setelah tiga nama hasil seleksi diserahkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Nah, tahapan tiga ini kemudian dapat dilihat nilainya dari berbagai macam tahapan ini berapa, siapa, dan akhirnya dari BKN turun tiga-tiganya dan saya harus memilih satu."

"Saya memilih yang nilainya paling besar," ujarnya.

Terkait alasan memilih Handi Priyanto, Agustina menyebut pengalaman Handi sebagai Kepala Bapenda Kota Malang menjadi salah satu pertimbangan.

"Kami pilih karena dia itu Kepala Bapenda di sana dan menjadi Kepala Bapenda yang sangat berprestasi di tingkat nasional," katanya.

"Sehingga kalau Kota Semarang mau meningkatkan PAD dengan menutup kebocoran yang ada dengan optimalisasi berbagai macam intensifikasi dan lain sebagainya, saya kira ini akan menjadi hal yang cukup bisa direalisasi," lanjutnya.

Baca juga: Wali Kota Agustina: Dimulai Besok Senin, Perbaikan Jembatan Jalan Honggowongso Semarang

Setelah pelantikan, Agustina mengatakan, Handi akan mulai diperkenalkan kepada jajaran internal Pemkot Semarang, DPRD, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Selain itu, Sekda baru juga akan mulai mempelajari tantangan pembangunan Kota Semarang.

Menurut Agustina, fokus Pemkot Semarang pada 2026 adalah ketahanan pangan dan lingkungan hidup. Sedangkan pada 2027 diarahkan pada pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pariwisata.

"Tema di 2026 adalah ketahanan pangan dan lingkungan hidup. Nah, tantangan besar kembali ini di perencana untuk 2027."

"Itu adalah pertumbuhan perekonomian yang berbasis pada utamanya sektor pariwisata," katanya.

Dia juga menyebut, pemerintah kota perlu melibatkan pihak eksternal dalam penyusunan kajian pembangunan dan investasi.

"Maka, harapan saya, Pak Handi dapat merekrut tim-tim dari luar untuk bisa memberikan kajian."

"Dari dalam ada kajian, dari luar ada kajian, dikombinasi, kemudian kita mengambil langkah-langkah yang bisa dimungkinkan untuk proses perencanaan pertumbuhan ekonomi di 2027," ujarnya.

Terkait pembahasan Perubahan APBD mendatang, Agustina mengatakan, penyesuaian anggaran akan menjadi tugas Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sementara dirinya hanya memberikan garis besar kebijakan yang perlu diakomodasi.

"Kalau proses penyesuaian nanti dilakukan oleh teman-teman TAPD," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved