Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Indah Kesurupan di Tengah Proses Pembersihan Material Longsor Karanganyar Gunung Semarang

Tubuh Indah tiba-tiba bergetar. Matanya memejam rapat, bibirnya komat-kamit seolah melafalkan kata asing.

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Rezanda Akbar
KESURUPAN - Indah (baju kuning) saat shok dan kesurupan mengaku sebagai sosok Sumina penunggu sumur dekat rumah Suparmi yang hancur dihantam talut setinggi 20meter yang longsor /TRIBUNJATENG/REZANDA AKBAR D. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Tubuh Indah tiba-tiba bergetar. Matanya memejam rapat, bibirnya komat-kamit seolah melafalkan kata asing.

Warga yang melihat langsung panik.


Di tengah suasana pembersihan material longsor di RT 6 RW 4 Jangli, Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Kamis (11/9/2025).


Dari mulut Indah meluncur suara yang tak biasa. Ia mengaku dirinya Sumina, sosok gaib yang “tinggal” di sekitar sumur belakang rumah Suparmi (66), rumah yang baru saja hancur dihantam longsor.


“Dia bilang enggak terima tempatnya jadi berantakan. Pokoknya minta keluarga ini selamat, saya dengarnya tadi gitu,“ kata Kartika.


Indah kesurupan justru terjadi sebelum acara tumpeng dimulai. 


Malam sebelumnya, Indah sempat bercerita bahwa dirinya didatangi sosok nenek-nenek dalam mimpi. 


Dari situlah muncul gagasan untuk membuat dua tumpeng, satu jajan pasar, dan ingkung ayam sejodoh (ayam jantan dan betina).


“Ya biar tenang, dibuatkan tumpeng ayam sejodoh sama jajan pasar. Tadi doa bersama juga,” tambah Kartika usai menyiapkan tumpeng.


Sarno, tokoh agama setempat, yang saat itu berada di lokasi segera maju.


Ia meminta warga lain menenangkan diri dan membawa Indah ke dalam rumah salah seorang tetangga. 


Di ruangan itu, Sarno bersama beberapa warga dan ibu-ibu sekitar membacakan doa, termasuk ayat kursi.


Menurut Sarno, kondisi Indah sempat memberontak. Tubuhnya kaku, lalu menjerit menyebut nama yang tak dikenal.


“Dia bilang namanya Sumina. Intinya katanya dia tidak terima tempatnya diganggu. Lalu meminta keluarga diberi keselamatan,” ujar Sarno.


Ia menegaskan bahwa peristiwa semacam itu sudah sering ia temui. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved