Tribunjateng Hari ini
Leher Pemilik Jasa Gadai di Semarang Dicekik hingga Tewas, Motor Jaminan Diambil, Ini Pelakunya
Polsek Genuk telah mengamankan pelaku pembunuhan Ika Rahmawati (43), pemilik jasa gadai mandiri di Kota Semarang.
Penulis: Moh Anhar | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polsek Genuk telah mengamankan pelaku pembunuhan Ika Rahmawati (43) yang berdomisili di kawasan Kelurahan Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang.
Perempuan pemilik bisnis gadai mandiri tersebut ditemukan tak bernyawa dengan luka di bagian lehernya.
Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto mengungkapkan, pelaku berhasil diamankan kurang dari dua hari setelah kejadian.
Baca juga: Janji Bupati Semarang Tanggapi Jalan Rusak di Wringin Putih: Sudah Proses Lelang untuk Betonisasi
“Pelaku sudah diamankan di Semarang pada Sabtu (20/9/2025) dini hari."
"Inisialnya LL, yang merupakan nasabah dari korban,” ujarnya, Senin (22/9/2025).
Kompol Rismanto menjelaskan, peristiwa itu kali pertama diketahui oleh adik korban yang baru saja pulang ke rumah pada Kamis petang.
“Adiknya sempat curiga, rumah dalam keadaan mati."
"Dia menyalakan lampu, kemudian melihat korban dikiranya sedang tidur."
"Setelah dibangunkan tidak bangun, akhirnya memanggil tetangga."
"Setelah dicek ternyata sudah meninggal, kemudian dilaporkan ke polisi,” terangnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengonfirmasi adanya luka di bagian leher korban.
Dugaan kuat, korban menjadi korban tindak kekerasan.
Polisi hingga kini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif pelaku LL dan kaitannya dengan usaha gadai yang dijalankan korban.
“Kami masih mengumpulkan keterangan tambahan, nanti akan kami sampaikan perkembangan lebih lanjut,” tuturnya.
Pantauan TribunJateng.com, suasana rumah bercat abu-abu di sebuah gang kecil kawasan Kelurahan Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang masih terlihat lengang, Senin (22/9/2025).
| Tiga Bos Bank BJB Divonis Bebas dalam Kasus Kredit Sritex |
|
|---|
| Ngadiono Warga Pati Korban Kecelakaan ALS Akan Dibawa dengan Helikopter |
|
|---|
| Taj Yasin: Kasus Pencabulan Santriwati di Pati Sudah Terpantau sejak 2024 |
|
|---|
| Pelarian Ashari Tersangka Pencabulan Santriwati Berakhir di Wonogiri |
|
|---|
| Uniknya Ras Kambing Kaligesing di Klaten, Kambing Mandi Tiga Kali Sehari, Harga Tembus Ratusan Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250923_Tribunjateng-Hari-Ini.jpg)