Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Kepala SMAN 11 Semarang Bantah Abaikan Nasib Korban Chiko: Keliru!

Kepala SMA Negeri 11 Semarang, Rr Tri Widiyastuti membantah telah mengabaikan para korban konten Skandal Smanse dari terduga pelaku Chiko.

|
Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/IWAN ARIFIANTO
KEPSEK MEMBANTAH - Kepala SMA Negeri 11 Semarang, Rr Tri Widiyastuti (jilbab hijau) membantah telah mengabaikan para korban edit konten pornografi dari terduga pelaku Chiko di kantor Disdikbud Jateng, Kota Semarang, Kamis (23/10/2025). Selama ini diklaimnya pihak sekolah sudah berusaha memfasilitasi para korban. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala SMA Negeri 11 Semarang, Rr Tri Widiyastuti membantah telah mengabaikan para korban konten Skandal Smanse dari terduga pelaku Chiko.

Pihaknya mengklaim, selama ini sudah berusaha memfasilitasi para korban.

"Keliru itu (abaikan korban), kami selama ini berusaha selalu memfasilitasi para korban," katanya kepada Tribunjateng.com di kantor Disdikbud Jateng, Kota Semarang, Kamis (23/10/2025).

Baca juga: Chiko Alumnus Smanse Anak Perwira Polrestabes Semarang, Kuasa Hukum Korban: Kami Tidak Peduli

Disdikbud Jateng Bantah Ada Guru Jadi korban Edit Konten Porno Chiko Radityatama Agung Putra

Penjelasan Medis Pihak Rumah Sakit Hasil Autopsi Pendaki Meninggal Gancet di Gunung Jawa Barat

Fitri Jual Sayur untuk Bantu Beli Seragam Korpri Sang Suami, Kini Diceraikan Setelah Jadi PPPK

Dia mengatakan, mengetahui kasus tersebut pada Oktober 2025 dari media sosial.

Selepas itu, dia menyebut terduga pelaku melakukan klarifikasi di sekolahnya yang didokumentasikan dalam video lalu diunggah di media sosial. Namun dia membantah hal itu bagian dari dukungan terhadap pelaku.

"Klarifikasi dilakukan di sekolah karena berkaitan dengan lembaga, sehingga lembaga tidak masuk di dalamnya (aksi kejahatan itu)," klaimnya.

Selama proses itu, Tri membantah mendapat intervensi dari orangtua terduga pelaku yang merupakan perwira polisi di Polrestabes Semarang.

"Saya tidak mendapat intervensi apapun," bebernya.

Tri menyebut, sekolah selalu berpihak kepada para korban. Dia juga menentang perilaku terduga pelaku yang telah mencederai karakter pendidikan.

"Kami memihak korban karena kami tidak sepakat dengan tindakan asusila tersebut," bebernya.

Meskipun sudah berpihak ke korban, sejauh ini tidak mendapatkan satu aduan pun dari para korban.

Padahal dia mengklaim tim di sekolahnya terus berusaha menggali kasus ini.

"Kami juga menghormati hak pilih para korban terkait langkah yang mereka ambil," bebernya.

Baca juga: 15 Korban Chiko Mulai Diperiksa Ditsiber Polda Jateng, Ada 4 Konten Editan Terparah

Disdik Jateng Panggil Kepsek SMA 11 Semarang Soal Kasus Edit Foto Porno Chiko Radityatama Agung

Polisi Turun Tangan 

Direktorat Reserse Siber (Ditsiber) Polda Jateng menaikkan status kasus konten pornografi itu ke tahap penyidikan.

Hal itu dilakukan karena kepolisian menemukan dugaan tindakan pidana.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved