Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Telekomunikasi

Program Bunda Pintar di 30 Desa Perkuat Literasi Digital Perempuan

Program Bunda Pintar di 30 desa jaringan Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang dikelola KemenPPPA

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rival al manaf
Dok XLSMART 
Program Bunda Pintar memberikan edukasi literasi digital di Kota Semarang.  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Program Bunda Pintar di 30 desa jaringan Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang dikelola Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memperkuat literasi digital bagi kaum perempuan. 

Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menghadirkan dukungan paket akses internet serta rangkaian pelatihan literasi digital bagi para perempuan, khususnya para ibu.

Program Bunda Pintar sendiri merupakan bagian dari pilar kedua dalam kerangka program CSR XLSMART, Tri Karsa, yang meliputi tiga fokus utama yaitu Philanthropy, Women Empowerment, dan Education.

Baca juga: Tangis Istri Pecah Saat Bambang Diborgol, Jadi Begal Demi Biaya Persalinan

Baca juga: Kisah Harapan dari Program Operasi Gratis Bibir dan Lelangit di Semarang

Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah II KemenPPPA RI, Eko Novi Ariyanti menyambut baik kehadiran program Bunda Pintar sebagai bagian dari upaya memperkecil kesenjangan literasi digital antara perempuan di kota dan di desa.

Menurutnya, banyak perempuan di daerah yang sudah akrab dengan telepon pintar dan media sosial, namun belum memiliki pemahaman memadai mengenai keamanan digital dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga.

“Ruang Bersama Indonesia kami rancang sebagai pusat kegiatan yang ramah perempuan dan anak, termasuk dalam hal literasi digital. Kerja sama dengan XLSMART melalui Bunda Pintar membantu kami menghadirkan program yang konkret, terukur, dan dekat dengan kebutuhan nyata para ibu di desa," tuturnya. 

Dia berharap, peserta program Bunda Pintar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga agen perubahan di lingkungan masing-masing. 

Program ini berfokus pada peningkatan literasi digital untuk mendukung pengembangan kapasitas dan kapabilitas perempuan, baik sebagai individu maupun dalam perannya di keluarga, komunitas, dan masyarakat. Materi yang disiapkan tidak hanya menyentuh kemampuan dasar dalam menggunakan internet, tetapi juga bagaimana perempuan dapat memanfaatkan teknologi untuk pendidikan anak, aktivitas sosial, dan peluang pengembangan ekonomi keluarga.

Sementara itu, KemenPPPA melalui program Ruang Bersama Indonesia bertujuan membangun desa dan kelurahan secara terpadu melalui kolaborasi terintegrasi guna menciptakan Desa Inklusif, salah satunya sebagai Desa Digital yang ramah perempuan dan anak. 

Group Head Central Region XLSMART, Arif Farhan Budiyanto mengatakan, pada tahap awal, dukungan XLSMART diwujudkan dalam penyediaan paket akses internet yang terintegrasi dengan Program Gerakan Donasi Kuota (GDK). Setiap paket terdiri atas perangkat router, kartu SIM, dan dukungan kuota internet selama satu tahun.

Paket ini akan ditempatkan di 30 desa dan kelurahan RBI sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pusat akses internet untuk kegiatan belajar bersama, pertemuan komunitas perempuan, serta pendampingan anak-anak dalam mengerjakan tugas sekolah berbasis digital. Secara keseluruhan, program ini ditargetkan menjangkau sekitar 3.000 penerima manfaat pada periode November hingga Desember 2025.

“Perempuan, terutama para bunda, merupakan pengambil keputusan sehari-hari di rumah sekaligus rujukan pertama bagi anak ketika berhadapan dengan gawai dan internet. Melalui Bunda Pintar, kami ingin memastikan para ibu memiliki bekal literasi digital yang cukup sehingga mampu mendampingi anak, menjaga keamanan keluarga di ruang digital, dan bila memungkinkan memanfaatkan teknologi untuk menambah nilai ekonomi bagi keluarga," paparnya.

Arif menambahkan, kolaborasi dengan KemenPPPA melalui program Ruang Bersama Indonesia membuat inisiatif ini lebih tepat sasaran. RBI telah memiliki jejaring desa dan kelurahan yang aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Sebagai motor penggerak program, Bunda Pintar menggelar dua workshop literasi digital pada 2025 yang berlokasi di Kota Semarang dan Kota Denpasar. Kedua workshop akan dikemas dalam konsep acara hybrid dengan durasi sekitar tiga jam. Setiap workshop menargetkan 50 peserta luring dari desa RBI di sekitar lokasi dan sedikitnya 100 peserta daring dari desa RBI di provinsi lain yang mengikuti kegiatan secara online. 

Rangkaian workshop akan berisi sesi life skill workshop dan sharing session motivation yang dirancang dekat dengan keseharian para ibu. 

“Bunda Pintar kami desain sebagai ruang belajar yang interaktif, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kami ingin para peserta merasa aman untuk bertanya, berbagi pengalaman, dan saling menguatkan," terangnya. (eyf) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved