Selasa, 26 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Puan Minta Ada Regenerasi di Kampung Batik Kota Semarang

Ketua DPR RI Puan Maharani mengunjungi sejumlah tempat di Kota Semarang, Sabtu (29/11/2025).

Tayang:
TRIBUN JATENG/rahdyan trijoko pamungkas
MEMBATIK - Ketua DPR RI Puan Maharani melihat proses membatik di Kampung Jadoel atau Kampung Batik Kelurahan Rejomulyo, Kota Semarang, Sabtu (29/11/2025). (TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS) 

TRUBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengunjungi sejumlah tempat di Kota Semarang, Sabtu (29/11/2025).

Satu di antaranya adalah Kampung Jadoel atau Kampung Batik Kelurahan Rejomulyo, Kota Semarang.

Dalam kunjungannya tersebut, Puan didampingi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti dan Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin beserta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lurah maupun camat setempat.

Baca juga: UMKM Jateng Tembus Pasar Global, Gubernur Ahmad Luthfi Lepas Ekspor Senilai Rp10,1 Miliar

Politisi PDI Perjuangan melihat proses membatik dan UMKM yang ada di kampung itu. Puan juga berinteraksi dengan warga setempat dan memborong jajanan yang dijual di kampung itu.

Puan meminta kepada warga agar dilakukan regenerasi membatik. Dia meminta agar dilakukan pelatihan membatik bagi anak muda.

"Nah, kalau ini enggak kita lestarikan, lama-lama hilang. Bagaimana keahlian membatik kita bukan cuma di Semarang, di tempat-tempat lain," ujarnya saat menyapa warga.

Menurutnya, pelatihan membatik harus dilakukan sejak usia dini agar regenerasi terus berlanjut.

"Tapi kalau yang batik tulis itu bukan sekedar kainnya bagus dan ditulis. Gimana nggoresnya itu kan itu beda yang memang punya punya keahlian. Nah, ini memang harus dari kecil," jelasnya.

Ia meminta Kampung Jadoel membuat kompetisi membatik untuk anak usia sekolah dasar. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin menyebut Dinas Tata ruang (Distaru) telah memperbaiki kawasan tersebut. Saat ini, Pemerintah Kota Semarang telah membangun tempat pelatihan untuk warga Kampung Jadoel.

"Agar kemudian anak-anak Kota Semarang bisa tetap mempertahankan kampung ini," ujarnya. (rtp)

Baca juga: Berlaku Mulai 28 November 2025, Pemprov Jateng Wajibkan ASN Bersarung Batik Tiap Hari Jumat

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved