Berita Semarang
Cerita Adit Dua Jam Main Bareng Anak di Wisma Perdamaian Semarang, Ikuti Program Cilukba
Di Wisma Perdamaian Semarang, bapak dan anak ini bermain bersama dalam kegiatan yang diadakan Yayasan Keluarga Kita pada program Cilukba.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: deni setiawan
Ada semacam kesadaran baru yang menyeruak, bahwa anaknya tumbuh lebih cepat dari yang dia kira dan dia tak ingin melewatkannya lagi.
Di rumah, dia sudah mulai membatasi gawai untuk anaknya dan lebih memilih mengasuh langsung.
“Weekend saja, itu pun cuma sejam.” ujarnya.
Dari kegiatan hari itu, dia akan membawa pulang beberapa permainan sederhana untuk diterapkan lagi.
“Sebisa mungkin saya terapin,” katanya.
Baca juga: Seru, Guru SMPN 22 Semarang Lomba Fashion Show, Siswa Jadi Jurinya
• Kendal Belum Punya Pusat Oleh-oleh, Bupati Tika: Saya Juga Sering Ditanya Tamu Daerah Lain
Para Istri Lakukan Me Time
Sementara Adit bermain, Viftah istrinya mengikuti sesi yang dihadiri para ibu.
Waktunya terisi dengan obrolan parenting, termasuk materi yang menurutnya paling menggugah tentang nilai keluarga.
“Selama ini rumah tangga jalan saja, enggak pernah benar-benar mikir: nilai apa yang sebenarnya kami pegang?” ucapnya.
Dia ingin membawa pulang wawasannya sendiri. Bahwa keluarga tidak hanya berjalan dari hari ke hari, tapi juga butuh fondasi yang disepakati bersama.
Dia sama sekali tidak waswas anaknya bermain dua jam bersama sang ayah.
“Anak saya sudah terbiasa pergi sama bapaknya,” ujarnya sambil tersenyum.
Baginya, justru penting memberi ruang bagi keduanya untuk dekat.
“Orangtua itu bukan cuma ibu atau ayah, tapi dua-duanya. Anak juga butuh sosok bapak,” katanya.
Semarang Jadi Titik Terakhir di 2025
Di balik “Main Sama Bapak” ini, ada Siti Nurandini, Direktur Keluarga Kita.
Dia menyebut, kegiatan ini lahir dari satu kegelisahan lama: bagaimana membuat para ayah terlibat dalam pengasuhan.
Yayasan Keluarga Kita
Semarang
Bapak dan Anak Bermain Bersama
parenting
Deni Setiawan
Tribunjateng.com
| Pengakuan Wanita Autis Korban Dugaan Sekerasan Seksual Oknum LSM, Dilakukan di Kamar hingga Mobil |
|
|---|
| Identitas Perempuan yang Ditemukan Tewas di Sungai Silandak Semarang, Hanyut saat Berangkat Kerja |
|
|---|
| Beda Wajah April Korban Dugaan Malpaktik Klinik Estetika di Semarang , Kini Mati Rasa Bicara Susah |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Maryam Korban Banjir di Semarang Ditemukan 1 Kilometer dari Lokasi Hanyut |
|
|---|
| Mobil Terperosok Nyaris Terseret Arus Sungai Bringin Semarang, Pagar Talud 40 Meter Ambrol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251130-_-Bapak-dan-Anak-di-Wisma-Perdamaian-Semarang.jpg)