Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Putri Sempat Ajak Keluarga Berfoto Bersama di Studio sebelum Tewas Kecelakaan Ditabrak WNA

Perasaan Riyanto hancur seketika begitu infomasi kecelakaan Putri, anaknya yang baru dua hari usai wisuda, disampaikan.

Tayang:
Penulis: Moh Anhar | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Jateng Hari Ini Sabtu 6 Desember 2025 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Riyanto duduk di ruang tamu rumahnya yang terlihat sederhana.

Matanya masih memandangi tulisan papan putih, bertuliskan berita lelayu anak perempuannya, Putri Damar Timur (22).

Putri meninggal setelah sepeda motor yang ia kendarai tertabrak mobil Hyundai Creta yang dikemudikan seorang warga negara asing, Wu Lili Rabu (3/12) malam di Jalan Abdulrahmansaleh, Kota Semarang.

Dua hari sebelumnya, Putri baru saja mengikuti wisuda dari perguruan tinggi, tempatrnya kuliah. 

Saat kejadian kecelakaan, ia keluar rumah untuk mengembalikan properti acara wisuda yang ia gunakan.

Perasaan Riyanto pun hancur seketika begitu infomasi kecelakaan itu disampaikan.

Malam itu ia baru saja pulang dari rumah sakit untuk kontrol kesehatan rutin, tubuhnya kelelahan setelah bekerja seharian. Ia sempat tertidur sebelum seseorang mengetuk pintu rumah.

“Ada orang datang malam-malam. Saya ngelilir, terus dikabari kalau anak saya kecelakaan,” ujarnya, ditemui Tribunjateng.com di rumahnya di Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat, Jumat (5/12/2025).

PAPAN BERITA LELAYU - Papan ucapan duka masih berdiri di depan rumah Putri Damar Timur, korban meninggal kecelakaan yang ditabrak WNA Wu Lili di Kalibanteng Semarang, Rabu (3/12/2025).
PAPAN BERITA LELAYU - Papan ucapan duka masih berdiri di depan rumah Putri Damar Timur, korban meninggal kecelakaan yang ditabrak WNA Wu Lili di Kalibanteng Semarang, Rabu (3/12/2025). (TRIBUN JATENG/Rezanda Akbar D)

Riyanto mengingat pada hari kejadian, dia sempat menghubungi temannya yang berada di lokasi. Namun jawaban yang diterima justru membuat hatinya tak tenang.

“Jawabannya itu sing menurut saya ada sesuatu. Kayak tidak berani terbuka,” katanya.

Ia diminta segera menuju RS Syamsul Hidayat. Di sana putrinya sudah ditangani. Hasil rontgen menunjukkan luka serius di area dada.

Beberapa tulang rusuk patah, dan ada perbedaan tekanan di paru-paru kanan dan kiri. 

Dokter menjelaskan kemungkinan terdapat udara yang terjebak di dalam rongga dada.

“Tindakan dilakukan untuk mengeluarkan angin itu. Tapi ternyata yang keluar darah. Banyak, hampir satu liter,” ungkapnya.

Saat darah mengalir, kondisi jantung Putri ikut menurun.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved