Tips dan Trik
Begini Cara Evakuasi Darurat Korban Gempa, Prapto: Abaikan Semua Luka
Suasana Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN — Suasana Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berubah menjadi ruang belajar yang tegang namun edukatif, Selasa (9/12/2025).
Di tengah lantai pendopo, seorang “korban” tergeletak.
Tiga orang berseragam oranye, anggota BPBD Kabupaten Semarang, mengangkat tubuhnya perlahan, menjaga agar badannya tetap lurus.
Momen itu seakan memotret situasi darurat, bagaimana warga harus bergerak cepat ketika bencana terjadi.
Baca juga: Gempa Terkini Selasa 9 Desember 2025 Siang Ini, Baru Terjadi, Info Lengkap BMKG Klik di Sini
Baca juga: Gempa Terkini Selasa 9 Desember 2025 Pagi Ini, Baru Terjadi, Info Lengkap BMKG Klik di Sini
Para anggota Satkamling dari berbagai desa, memperhatikan adegan tersebut tanpa berkedip.
Itulah contoh evakuasi korban dalam kondisi bencana, materi paling dasar, namun paling krusial.
“Misal ada korban terluka dalam kondisi darurat, prinsipnya selamatkan dulu, bawa ke titik aman dulu.
Abaikan luka, karena bangunan bisa saja runtuh lagi atau bahaya masih mengancam,” jelas Satgas BPBD Kabupaten Semarang, Prapto Nugroho kepada Tribunjateng.com.
Menurut Prapto, evakuasi darurat berbeda dari pertolongan pada kecelakaan lalu lintas yang lebih prosedural.
“Dalam kebakaran, gempa, atau reruntuhan bangunan, tidak mungkin menunggu proses pemeriksaan lengkap.
Prinsipnya, cepat, aman, dan langsung menjauh dari sumber bahaya,” terang dia.
BPBD juga mengajarkan teknik membawa korban ketika hanya ada satu penolong, termasuk memanfaatkan barang seadanya.
“Masyarakat belum tentu sedia alat lengkap, jadi kami ajarkan memakai selimut, papan, atau apa pun di sekitar mereka,” imbuh Prapto.
Pelatihan tersebut digelar Polres Semarang bersama BPBD sebagai upaya meningkatkan kesiapan warga menghadapi ancaman bencana di Kabupaten Semarang.
Wilayah Kabupaten Semarang, oleh BMKG disebut masuk kategori rawan gempa, hujan ekstrem, tanah longsor, dan angin kencang, terutama memasuki puncak musim hujan akhir tahun.
| 3 Cara Menjernihkan Minyak Goreng Bekas Dengan Bahan yang Ada di Rumah |
|
|---|
| Inilah Beberapa Hal Sepele yang Bikin Pelamar Gagal Lolos Seleksi Kerja |
|
|---|
| "Tak Bisa Instan" Ini Tips Mendapatkan Kulit Cantik dan Sehat Menurut Dokter Erinetta |
|
|---|
| Waspada! Gas Air Mata Bisa Bikin Cat Mobil Kusam Jika Dibiarkan, Ini Cara Mengatasinya |
|
|---|
| 4 Keunggulan Baja Ringan Dibanding Kayu Dalam Konstruksi Bangunan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251209_ANGKAT-KORBAN-Prapto-Nugroho-Satgas-BPBD.jpg)