Sabtu, 6 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Semarang

Pertumbuhan Bisnis dan Mobilitas Warga Dorong Pemanfaatan Videotron di Semarang

Pertumbuhan ekonomi kreatif, meningkatnya aktivitas bisnis, serta tingginya mobilitas masyarakat di Kota Semarang.

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Istimewa
ILUSTRASI – Tampilan iklan pada videotron di kawasan Taman Siranda, Jalan Diponegoro, Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Pertumbuhan ekonomi kreatif, meningkatnya aktivitas bisnis, serta tingginya mobilitas masyarakat di Kota Semarang mendorong perkembangan industri media luar ruang digital atau Digital Out of Home (DOOH).

Media berbasis LED videotron kini semakin banyak dimanfaatkan perusahaan untuk membangun komunikasi dengan masyarakat secara lebih efektif.

Direktur Media & Investment Wicaksana Indonesia, Putranti Laksitareni, mengatakan perubahan pola komunikasi masyarakat menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap media digital luar ruang.

"Perusahaan saat ini tidak hanya mencari media dengan jangkauan luas, tetapi juga media yang berada di titik-titik strategis dengan tingkat visibilitas tinggi. Karena itu, media luar ruang digital menjadi bagian penting dalam strategi komunikasi brand saat ini," ujar Putranti, Sabtu (6/6/2026). 

Menurutnya, pertumbuhan kawasan bisnis, pusat perbelanjaan, perhotelan, hingga meningkatnya aktivitas masyarakat di Semarang menciptakan kebutuhan baru akan media promosi yang mampu menjangkau konsumen secara luas di ruang publik.

Salah satu lokasi yang dinilai memiliki potensi besar adalah LED Videotron Taman Siranda di Jalan Diponegoro, Semarang.

Kawasan ini merupakan koridor utama yang menghubungkan pusat kota dengan Semarang atas dan dilalui ribuan kendaraan setiap hari.

"Lokasi Taman Siranda memiliki kekuatan exposure yang luar biasa karena berada di koridor utama Kota Semarang. Ini menjadi salah satu titik terbaik untuk membangun awareness sebuah brand maupun menyampaikan pesan kepada masyarakat," katanya.

Posisi videotron yang berada dekat kawasan Simpang Lima Semarang serta berada tepat di area lampu lalu lintas dinilai menjadi nilai tambah tersendiri. 

Menurut Putranti, durasi berhenti kendaraan yang cukup lama membuat pengendara dan penumpang memiliki peluang lebih besar untuk memperhatikan konten yang ditampilkan.

"Ketika kendaraan berhenti cukup lama di lampu lalu lintas, perhatian pengendara dan penumpang cenderung lebih fokus terhadap visual yang tampil. Faktor inilah yang membuat efektivitas media menjadi lebih optimal," jelasnya.

Ia menambahkan, penataan kawasan Taman Siranda yang dilakukan melalui kolaborasi pemerintah dan sektor swasta pada 2023 turut meningkatkan daya tarik kawasan tersebut sebagai ruang publik yang lebih modern dan representatif.

"Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menunjukkan bahwa ruang kota bisa berkembang menjadi lebih menarik, tertata, dan produktif. Kehadiran media digital di kawasan yang sudah diperindah tentu memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar," ujarnya.

LED Videotron Taman Siranda memiliki ukuran 4 meter x 8 meter dengan format horizontal dan beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 24.00 WIB. 

Media tersebut memiliki kapasitas 540 spot tayang per hari dengan impresi mencapai lebih dari 1,2 juta per hari.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved