Kematian Iwan Boedi
Kondisi Terkini TKP Kasus Iwan Boedi, Tak Ada Lagi Garis Polisi, Sudah Diratakan Dengan Tanah
Kondisi terkini lokasi tempat Iwan Boedi ASN Kota Semarang dibunuh diungkap Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
“Sudah lebih dari 3 minggu waktu antara kita daftar sampai gugatan ini. Artinya kan hakim juga sudah menilai,” lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Boyamin mengapresiasi kehadiran perwakilan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang mengikuti sidang meski datang dari Jakarta.
“Bahkan yang Jakarta saja Kompolnas sudah beres kok. Gitu loh ya. Ini itu semakin menunjukkan memang mereka (polisi) tidak profesional dalam menangani perkara ini,” ungkapnya.
Ia menilai belum terungkapnya pelaku pembunuhan Iwan Boedi menjadi preseden buruk bagi upaya pemberantasan korupsi.
“Orang akan makin takut membongkar atau bersaksi kasus korupsi,” ujarnya.
Boyamin juga meyakini kematian Iwan Boedi berkaitan dengan perkara korupsi yang lebih besar di Kota Semarang.
“Ditakutkan dia (Iwan Boedi) akan membuka,” katanya.
Awal kasus Kasus ini bermula pada 8 September 2022, ketika jasad terbakar tanpa kepala ditemukan bersama sepeda motor di kawasan Pantai Marina, Semarang.
Penyelidikan mengungkap jasad tersebut adalah Iwan Boedi Paulus, aparatur sipil negara (ASN) di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang.
Iwan Boedi sebelumnya dilaporkan hilang sejak 24 Agustus 2022, sehari sebelum dijadwalkan memberikan kesaksian kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah terkait dugaan korupsi sertifikasi aset milik Pemerintah Kota Semarang tahun 2010.
Hingga kini, pelaku pembunuhan Iwan Boedi belum terungkap. (*)
Sumber: kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kompolnas-soroti-kasus-kematian-iwan-boedi.jpg)