Tribunjateng Hari ini
Bimo Diteriaki Gengster sebelum Dikeroyok, Pagar Nusa: Kami Pantau Proses Penyidikan agar Objektif
Peristiwa pengeroyokan brutal yang menimpa anggota Pencak Silat NU Pagar Nusa Kota Semarang berujung duka mendalam.
Penulis: Moh Anhar | Editor: galih permadi
“Dari hasil penyisiran, kami telah memperoleh data dan informasi anggota yang mengikuti kopdar dan seluruhnya telah didokumentasikan secara internal,” ujar Lukman.
LBH Pagar Nusa juga menghimpun berbagai alat bukti, baik bukti digital seperti chat, rekaman, dan data lokasi, maupun alat bukti pendukung lainnya, yang selanjutnya dijadikan bahan tambahan informasi bagi pihak penyidik.
Jenazah korban telah dimakamkan pada Jumat sore bakda Ashar. Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam serta solidaritas yang besar dari keluarga besar Pagar Nusa dan warga NU di wilayah Semarang dan Demak.
Terkait perkembangan penanganan perkara, Lukman menyampaikan bahwa hingga laporan ini disampaikan, terduga pelaku yang diamankan berjumlah tiga orang.
“Tim Resmob sudah turun ke lapangan untuk melakukan pengejaran, dari laporan yang kami terima ada tiga orang yang sudah diamankan,” jelasnya.
Dari tiga orang yang diamankan, ada pengembangan dari pihak kepolisian, sehingga siapa saja yang terlibat bisa diamankan.
Dari unsur LBH dan struktur Pagar Nusa, telah dilakukan koordinasi dengan PC Pagar Nusa Kota Semarang dan PC Pagar Nusa Kabupaten Demak, serta pendampingan awal kepada keluarga korban.
Pemantauan terhadap proses penyidikan juga terus dilakukan agar berjalan objektif, transparan, dan sesuai prosedur hukum. Lukman menyebutkan bahwa situasi kamtibmas saat ini masih terpantau kondusif.
Namun, ia mengingatkan bahwa emosi massa dan solidaritas organisasi cukup tinggi.
“Oleh karena itu diperlukan percepatan pengungkapan perkara serta pengelolaan situasi agar tidak berkembang ke arah yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Sebagai bentuk sikap organisasi, Dewan Penasehat Pimpinan Cabang Pencak Silat NU Pagar Nusa Kota Semarang menyampaikan pernyataan sikap resmi.
Pertama, mengutuk keras kejahatan pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh geng balapan liar hingga menyebabkan meninggalnya anggota Pagar Nusa Kota Semarang.
Kedua, menuntut aparat kepolisian untuk memberantas secara tuntas seluruh aktivitas geng balapan liar, khususnya di Kota Semarang dan Jawa Tengah pada umumnya.
Ketiga, mengajak masyarakat untuk kompak melawan segala bentuk premanisme dan menjadikannya sebagai musuh bersama. (Rezanda Akbar)
| Heri Black Irit Bicara Seusai Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Bea Cukai |
|
|---|
| Eks-Wali Kota Tegal Ikmal Jaya Laporkan Kakak ke Polisi soal Penggelapan |
|
|---|
| Riza Pernah Ditendang Sapi saat Lakukan Pemeriksaan Kebuntingan |
|
|---|
| Noel Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Sertifikasi K3 |
|
|---|
| Uji Nyali Bergelantungan Turuni Tebing, Ini Keseruan Wisata Canyoneering di Curug Silancur Kebumen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Edisi-Senin-29-Desember-2025.jpg)