Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Larang Kembang Api dan Mercon di Malam Tahun Baru, Polrestabes Semarang: Semua Izin Kami Tolak!

Polrestabes Semarang menerjunkan 1.350 personel dalam pengamanan perayaan malam tahun baru 2026.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/iwan Arifianto
RILIS AKHIR TAHUN - Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Kombes Pol. M. Syahduddi memberikan keterangan soal capaikan kinerja lembaganya saat rilis akhir tahun di Mapolrestabes Semarang, Rabu (31/12/2025). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Polrestabes Semarang menerjunkan 1.350 personel dalam pengamanan perayaan malam tahun baru 2026.

Ribuan personel tersebut disebar ke 18 pos pengamanan dan empat pos pelayanan dan satu pos terpadu.

Baca juga: Angka Kematian Akibat Kecelakaan di Semarang Meningkat: 108 Nyawa Melayang Sepanjang 2025

Mereka juga bakal dikerahkan untuk memantau pusat keramaian malam tahun baru di antaranya di Simpang Lima, Kota Lama, pusat pemerintahan dan sejumlah titik kegiatan lainnya.

"Penerjunan personel ini diharapkan kegiatan masyarakat dalam perayaan tahun baru nanti betul-betul bisa tercover dan bisa kita lalui dengan baik," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Kombes Pol. M. Syahduddi saat rilis akhir tahun di Mapolrestabes Semarang, Rabu (31/12/2025).

Ia menyebut, personel bakal melakukan patroli menggunakan sepeda motor, mobil dan jalan kaki.

"Patroli jalan kaki kami terapkan di Kota lama agar wisatawan nyaman berwisata," terangnya.

Patroli tersebut difokuskan pada upaya pengamanan kegiatan masyarakat. 

Syahduddi mengungkap, personel diminta melakukan penyisiran ke sejumlah lokasi rawan untuk mencegah terjadinya pesta minuman keras, balap liar maupun tindakan pidana lainnya.

"Operasi ini agar berjalan sesuai dengan harapan kita yang aman dan tertib," paparnya.

Selain melakukan patroli untuk melakukan pengamanan, kepolisian juga memantau penggunaan kembang api.

Baca juga: 2 Aktivis Semarang Dera dan Munif Ditangguhkan, Kapolrestabes: Kasus Terus Bergulir

Syahduddi meminta masyarakat untuk tetap patuh dengan menghabiskan malam tahun baru dengan perayaan sederhana demi empat kepada warga Sumatera yang masih dirundung bencana.

Tidak hanya penggunaan kembang api, ia meminta pula agar tidak menggunakan mercon, flare atau suar dan sejenisnya.

"Ya nanti personel akan bawa alat pengeras suara agar tidak menggunakan barang-barang tersebut, kami berusaha mencegah penggunaan itu, makanya semua pengajuan izin kembang api untuk perayaan tahun baru ditolak," tuturnya.  (Iwn)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved