Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Banjir Semarang

Susahnya Warga Tambaksari Semarang Hari Ini, Terisolir Imbas Jembatan Ambrol Semalam

Jembatan swadaya penghubung Kampung Tambaksari Mangkang Wetan dengan Mangunharjo Tugu Semarang, ambrol diterjang banjir.

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Rezanda Akbar D
JEMBATAN AMBROL - Seorang warga RW 07 Tambaksari, Kecamatan Mangkang Wetan, Kota Semarang melihat bekas jembatan kayu yang ambrol, Jumat (16/1/2026). Jembatan ambrol usai diterjang derasnya air Sungai Bringin yang meluap pada Kamis (15/1/2026) malam. 

“Kalau harga sih seikhlasnya, karena sesama warga juga jadi tidak dipatok harga,” katanya.

Jika tak ada perahu, warga harus memutar jauh menyusuri jalan tanah di pinggir sungai, tentunya dengan kondisi sesuai hujan jalan tanah tersebut licin dan becek sehingga menyusahkan warga.

Jembatan yang ambrol ini merupakan jembatan sementara hasil swadaya warga. Sedangkan jembatan permanen yang direncanakan di lokasi lain belum juga rampung.

Baca juga: Jalan Pantura Kaligawe Semarang Ditinggikan 1 Meter, Ditarget Rampung Tahun Ini

Alasan Ayah Jenazah Syafiq Ali Dibawa ke RSUD, Tidak Langsung ke Magelang: Tentukan Hari Kematian

Pengendara Wajib Ekstra Hati-hati, Pantura Pati-Juwana Penuh Lubang, Tersamarkan Genangan Air

“Sudah dua tahun lebih belum jadi, sekadar wacana saja, tidak selesai-selesai pembangunannya,” ujar Mukaromah. 

Jembatan swadaya itulah yang selama ini menutup kekosongan akses. Dia berharap agar jembatan bisa segera selesai. 

“Biar bisa dilewati semua warga. Yang sebelah sana kasihan,” katanya.

Tak jauh dari sana, bapak-bapak bersarung dan berbaju koko turut menumpang perahu yang sama. 

Sajadah tersampir di pundak, suara murotal terdengar lirih di tengah gemericik air. Mereka hendak menunaikan salat Jumat.

Biasanya, mereka langsung menuju masjid menggunakan motor. Hari itu, perjalanan ibadah dimulai dengan menyeberangi sungai.

Satu di antaranya adalah Andika. Dia menyebut jembatan ambrol akibat banjir besar yang datang pada Kamis (15/1/2026) malam. 

“Airnya meluap, banjirnya besar sekali, kalau muter bisa 10 lebih. Kalau lewat jembatan ini bisa langsung harusnya,” tuturnya.

RW 07 Tambaksari terdiri dari beberapa RT dengan jumlah rumah yang cukup banyak.

Putusnya jembatan membuat satu RW harus bergantung pada perahu atau jalur memutar.

Sementara jembatan belum kembali berdiri, Sungai Beringin kembali menjadi batas. 

Perahu kayu menjadi penghubung darurat. 

Aktivitas warga tetap berjalan, dengan langkah yang lebih pelan dan jarak yang terasa lebih jauh menunggu jembatan kembali menyatukan kampung yang terbelah air. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved