Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

DPRD Semarang Titip Pesan Buat Petugas Perpusda Baru: Ojo Galak-galak!

DPRD Kota Semarang, Mualim memberikan masukan terkait pengelolaan Gedung Perpustakaan Daerah Kota Semarang yang baru.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
GEDUNG BARU - Tampak depan gedung baru Perpustakaan Umum Kota Semarang jalan Setia Budi nomor 108, Sumurbroto, Banyumanik, Kota Semarang, Senin (2/2/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DPRD Kota Semarang, Mualim memberikan masukan terkait pengelolaan Gedung Perpustakaan Daerah Kota Semarang yang baru.

Ketua Komisi D, Mualim berharap, petugas perpustakaan nantinya bisa melayani pengunjung dengan sikap ramah dan menyenangkan.

Pesan itu disampaikannya saat meninjau bangunan perpustakaan baru bersama Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, Bambang Suranggono.

Baca juga: Wajah Baru Perpusda Semarang: Lengkap dengan Co-Working Space dan Ruang Cinema 80 Kursi

"Nanti yang jaga perpus saya titip pesan, Ojo 'jangan' galak-galak. Nah itu kan karena kadang identiknya ngono 'seperti itu'," katanya, Senin (2/2/2026).

Ia menilai, selama ini masih ada stigma perpustakaan identik dengan suasana kaku.

Padahal, perpustakaan baru ini diharapkan menjadi ruang publik yang terbuka dan menyenangkan.

"Jadi dibikin itu nuansanya itu nyenengke. Syukur-syukur nanti ada anggaran mau lewat outsourcing apa sing jogoke sing nyeneng-nyenengke. Bahan masukan lah," ungkapnya.

Selain pelayanan, dirinya berharap koleksi buku di perpustakaan benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Tidak hanya buku pelajaran untuk siswa dan mahasiswa, tetapi juga bacaan untuk berbagai kalangan.

"Contoh saja kalau anak-anak TK suka gambar ya mungkin harus ada buku-buku seperti itu, buku kesehatan, kemudian bagi ibu-ibu harapannya kan tidak hanya untuk siswa yang belajar saja. Kami mengharapkan Arpus ini sebagai tempat untuk masyarakat suka membaca, bisa menambah wawasan," jelasnya.

Ia juga mendorong agar Arpus menjadi ruang interaksi sosial, tempat masyarakat bisa bertukar pengalaman dan pemikiran, baik terkait pendidikan, kondisi Kota Semarang, hingga persoalan sosial di lingkungan sekitar.

"Harapan kami dengan Arpus baru ini bisa menarik baik itu bagi mahasiswa, masyarakat bisa berkunjung untuk menambah ilmu, wawasan, itu yang utama," ungkapnya.

Terkait kondisi bangunan, Mualim menyebut saat ini masih ada beberapa catatan karena gedung masih dalam tahap perawatan.

Ia menyebut masih ditemukan sejumlah kekurangan seperti kebocoran yang harus segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

"Ini kan tahap perawatan, masih kurang ya, masih ada yang bocor-bocor. Tapi secepatnya bisa dikomplainkan," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved