Berita Semarang
Wisuda ke-82 UPGRIS Luluskan 614 Mahasiswa, Rektor Tegaskan Kesiapan Lulusan Hadapi Dunia Kerja
Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi yang konsisten mencetak lulusan berkualitas
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi yang konsisten mencetak lulusan berkualitas melalui penyelenggaraan Wisuda ke-82 yang digelar di Balairung Kampus Utama UPGRIS, Kamis (5/2/2026).
Wisuda ini menjadi wisuda periode pertama pada tahun 2026 dan meluluskan 614 wisudawan dari jenjang pascasarjana hingga sarjana.
Rektor UPGRIS, Dr.bSri Suciati, M.Hum. menyampaikan bahwa prosesi wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan puncak dari perjalanan panjang mahasiswa yang telah ditempuh lebih dari tiga setengah tahun.
Ia menegaskan bahwa setiap wisudawan memiliki keistimewaan masing-masing karena telah berhasil melewati berbagai tantangan akademik.
“Alhamdulillah, hari ini kita mewisuda 614 lulusan. Seluruh wisudawan ini istimewa karena wisuda merupakan pengalaman luar biasa yang telah lama mereka nantikan.
Proses panjang ini tentu menyisakan banyak kenangan bagi mahasiswa maupun keluarga,” kata rektor.
Pada Wisuda ke-82 ini, UPGRIS mencatat sejumlah capaian akademik yang membanggakan.
Lebih dari 300 wisudawan telah memiliki sertifikat kompetensi, sementara 119 mahasiswa dinyatakan lulus tanpa skripsi.
Baca juga: Kabupaten Semarang Jadi Wilayah Utama Peredaran Pupuk Ilegal
Sebagai gantinya, tugas akhir diselesaikan dalam bentuk karya tulis ilmiah yang telah dipublikasikan di jurnal bereputasi dan dipertanggungjawabkan melalui proses diseminasi di hadapan penguji.
“Model kelulusan ini menunjukkan bahwa mahasiswa UPGRIS mampu menghasilkan karya ilmiah yang diakui secara akademik.
Selain mempercepat masa studi, capaian ini juga memperkuat portofolio lulusan,” jelasnya.
Suci menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sistem pembinaan mahasiswa yang telah disiapkan UPGRIS sejak awal masa studi.
Mulai semester tiga, mahasiswa dibekali tes potensi karier, dilanjutkan dengan pelatihan pengembangan diri, pelatihan kewirausahaan, hingga pelatihan kesiapan memasuki dunia kerja menjelang kelulusan.
“Dengan proses pembinaan berjenjang ini, kami ingin memastikan lulusan UPGRIS tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap secara mental, keterampilan, dan karakter untuk bersaing di dunia kerja,” tegasnya.
Komitmen tersebut terbukti melalui capaian UPGRIS yang berhasil meraih peringkat pertama Indikator Kinerja Utama (IKU) tahun 2025 pada kategori employability.
| Detik-detik Pemotor Tewas Tertemper Kereta di Semarang, Korban Sempat Ragu Saat Terobos Rel |
|
|---|
| Sidang Kredit Sritex, Kuasa Hukum Sebut Kejanggalan Selisih Saldo Rekening Triliunan Rupiah |
|
|---|
| Detik-detik Pemotor Tewas Usai Tertemper KA Harina saat Menerobos Perlintasan Kokrosono Semarang |
|
|---|
| Peralatan Terbakar Jelang Ujian, Disdik Jateng Siapkan Skema Portofolio bagi Siswa SMKN 5 Semarang |
|
|---|
| Turunan Gombel Lama Semarang Ditutup Mulai 20 April, BBPJN Jateng-DIY Fokus Atasi 2 Titik Patahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260205_wisuda.jpg)