Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Misteri Suara Gemeretak di Kampung Sekip Semarang, Rumah Bisa "Jalan Sendiri" 2 Meter dalam 3 Hari

Tanah gerak di kawasan Kampung Sekip (sekitaran Undip), Sapta Marga 3, Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana
TERDAMPAK TANAH GERAK - Permukiman warga dan jalan kampung yang terdampak tanah gerak tampak mengalami retakan dan kemiringan di Kampung Sekip, Jangli, Kota Semarang, Kamis (5/2/2026). Tanah yang bergelombang, rumah-rumah miring, serta jalan terbelah menjadi gambaran dampak serius tanah gerak yang mengancam aktivitas dan keselamatan warga. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG — Tanah di kawasan Kampung Sekip (sekitaran Undip), Sapta Marga 3, Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, seolah tak pernah diam. 

Kamis (5/2/2026) sore, tampak tanah permukiman warga bergelombang, retakan memanjang dan melengkung, rumah-rumah miring, hingga satu bangunan roboh tak bersisa.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah retakan tanah tampak di beberapa titik.

Baca juga: Efektif Mulai Pekan Depan, KBM di Sekolah Terdampak Tanah Gerak Padasari Tegal Dialihkan

Terdapat belahan lurus memanjang, ada pula yang melengkung hampir membentuk putaran.

Kontur tanah yang dulu landai kini berubah menjadi patahan terbuka, menganga seperti amblesan.

Beberapa rumah warga berdiri dalam kondisi mengkhawatirkan. 

Tiang-tiang penyangga miring, dinding kayu terbelah, dan lantai semen pecah tak beraturan.

Hampir seluruh rumah di kawasan tersebut merupakan bangunan tidak permanen berbahan kayu, sehingga dinilai rentan terhadap pergerakan tanah.

Puncak kerusakan terjadi pada Rabu (4/2/2026) sore, ketika satu rumah milik Supriyadi roboh.

Tak jauh dari titik itu, sebuah rumah lain milik Sri Darningsih justru bergeser perlahan. 

Lantai rumahnya terbelah, dinding kayu retak, dan bangunan itu disebut telah bergeser hingga dua meter hanya dalam waktu tiga hari.

“Kalau malam terdengar suara pergerakan. Rumahnya geser pelan-pelan. Kalau hujan deras, lebih cepat lagi,” kata Ketua RT setempat, Sukaryono ketika ditemui Tribunjateng.com, Kamis sore.

20260205_Tanah gerak di Semarang, kampung Sekip_2
TANAH GERAK - Warga berjalan hati-hati di atas jalan kampung yang bagian bawahnya sudah ambles dan menganga di Kampung Sekip, Jangli, Kota Semarang, Kamis (5/2/2026). Pergerakan tanah menyebabkan retakan memanjang dan melebar, membuat jalan tidak lagi stabil dan berisiko runtuh jika dilewati kendaraan berat.

Jalan Utama Patah, Akses Kampung Terputus

Tak hanya rumah warga, kerusakan juga menjalar ke infrastruktur kampung. 

Satu titik jalan di jalur menurun yang dulunya menjadi akses utama warga dari Jangli menuju kawasan Undip kini patah dan ambles. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved