Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Traffic Update Pagi Ini: Semarang Macet Dimana-mana, Diduga Peningkatan Volume saat Hujan

Kepadatan terjadi di sepanjang Jalan Nasional dari wilayah Banyumanik hingga kawasan Bundaran Taman Diponegoro, Gajahmungkur, Semarang

Tayang:
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana
PADAT - Situasi kepadatan di Jalan Sultan Agung arah Bundaran Taman Diponegoro, Gajahmungkur, Kota Semarang, Senin (9/2/2026) pagi. Arus lalu lintas tersendat dengan antrean kendaraan mengular saat jam sibuk, dipicu meningkatnya volume kendaraan di tengah kondisi hujan. (TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG –  Kepadatan terjadi di sepanjang Jalan Nasional dari wilayah Banyumanik hingga kawasan Bundaran Taman Diponegoro, Gajahmungkur, Kota Semarang pada Senin (9/2/2026) pagi.

Pantauan di lapangan menunjukkan, kepadatan terjadi di jalur menuju arah pusat Kota Semarang mulai dirasakan sejak pukul 07.00 WIB hingga sekitar pukul 08.50 WIB. 

Sejumlah titik yang masih mengalami antrean kendaraan berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Pudakpayung, hingga Jalan Setiabudi ruas Srondol–Ngesrep. 

Kepadatan kian terasa terutama menjelang turunan Jalan Gombel Lama, sebelum berlanjut ke Jalan Sultan Agung hingga Bundaran Taman Diponegoro.

Hingga pukul 08.45 WIB, arus lalu lintas di Jalan Setiabudi arah Gombel Lama masih tersendat. 

Baik mobil maupun motor tampak berjalan perlahan, sementara antrean memanjang di beberapa persimpangan utama.

Sementara itu, untuk jalur sebaliknya atau menuju arah Ungaran, terpantau ramai lancar.

Satu di antara pengguna jalan, Rafi Candera (32), mengaku kepadatan pagi ini terjadi hampir di seluruh jalur yang dilaluinya. 

Rafi yang mengendarai sepeda motor dari arah Ungaran menuju Lempongsari mengatakan kondisi macet sudah diperkirakan sejak awal.

“Pagi ini macet sekali di mana-mana. Saya mau keluar beraktivitas dari arah Ungaran ke Lempongsari. Kalau pagi-pagi hujan, biasanya pasti macet,” kata dia. 

Dia menilai, hujan sejak pagi membuat banyak warga memilih menggunakan mobil untuk berangkat kerja.

“Sepertinya pada berangkat kerja pilih naik mobil. Saya yang naik Vespa saja tetap kena macet,” imbuh dia.

Faktor cuaca hujan sejak pagi disebut turut memengaruhi peningkatan volume kendaraan, khususnya mobil, di jam berangkat kerja. 

Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas lebih padat dibandingkan hari biasa.

Untuk mengurai kepadatan, petugas kepolisian tampak berjaga dan melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan macet, di antaranya di persimpangan Akpol, Bundaran Taman Diponegoro, serta persimpangan Ngaglik.  (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved