Semarang
Persiapan Mudik, Perbaikan Jalan Rusak Semarang Ditarget Rampung H-10 Hari Raya
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menargetkan perbaikan jalan menjelang arus mudik Lebaran.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menargetkan perbaikan jalan menjelang arus mudik Lebaran selesai paling lambat H-10 sebelum Hari Raya Idulfitri 1447H.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto menyebut, pihaknya telah menggelar rapat internal untuk memastikan kesiapan penanganan jalan, khususnya pada titik-titik yang mengalami kerusakan.
"Sudah kita rapatkan internal, memang H-10 harus sudah clear semuanya. Termasuk kita juga mengharapkan laporan dari masyarakat mana yang memang perlu dilakukan penanganan segera," jelasnya, Senin (2/3/2026).
Baca juga: Tak Terlihat Seharian, Seorang Pria di Brebes Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos
Baca juga: Pemkab Batang Gandeng Kemenkeu dan Buka Karpet Merah untuk Kontraktor Lokal, Siapkan Rp 300 Miliar
Ia mengatakan, langkah tersebut dilakukan mengingat pada masa mudik banyak warga Semarang yang berada di luar kota kembali ke kampung halaman. Dengan demikian, menurutnya, kondisi jalan diupayakan dalam keadaan baik.
Dia menyebutkan, seluruh lubang jalan ditargetkan sudah tertangani sebelum H-10. Namun, kata dia, perbaikan tetap dapat dilakukan hingga mendekati hari H apabila masih ditemukan kerusakan.
"Saya minta kemarin target H-10 sudah selesai semuanya. Walaupun nanti kalau belum ada, kan masih sampai hari H-nya itu kita tetap bisa melakukan penambalan," jelasnya.
Warto mengungkapkan, perbaikan tidak hanya difokuskan pada jalur utama, tetapi juga jalur alternatif.
"Termasuk dari Mangkang masuk sampai Wates dan Gondoriyo itu," sebutnya.
Terkait penerangan jalan di jalur alternatif, Warto menjelaskan hal tersebut menjadi kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub) dan akan dikoordinasikan lebih lanjut. (idy)
| "Ruang Isolasi Jebol Tiga Kali", Cerita Pengelola Among Jiwo Hadapi ODGJ Kerap Melarikan Diri |
|
|---|
| Lahan Bekas Tambang di Bawen Bakal Jadi Agrowisata, Akan Dibangun Glamping hingga Kebun Buah |
|
|---|
| BUMDes di Semarang Kembangkan Selada Premium dari Dana Desa, Kini Sumbang 60 Persen PADes |
|
|---|
| Jelang Hari Kebangkitan Nasional, 2.800 Sembako Dibagikan ke Masyarakat Prasejahtera Kota Semarang |
|
|---|
| Warga Kalipancur Semarang Resah, Jalan Rusak dan Truk Tambang Melintas Tak Kenal Waktu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260302_PERBAIKAN-JALAN-RUSAK.jpg)