Berita Semarang
Gerbang Tol Kalikangkung Semarang Diperluas, Ada Tambahan 9 Gardu Satelit
Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Semarang diperluas dengan tambahan sembilan gardu satelit baru sehingga total gardu transaksi ada 17 unit.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Satu di antara titik krusial yang diperkuat untuk persiapan arus mudik Lebaran 2026 adalah Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Ruas Tol Batang–Semarang, Ngaliyan, Kota Semarang.
Gerbang tol yang berada di KM 414 itu sudah diperluas dengan tambahan sembilan gardu satelit baru, sehingga total gardu transaksi jalur A nantinya mencapai 17 unit.
Penambahan itu bertujuan memecah antrean kendaraan pemudik yang selama ini kerap menumpuk di Kalikangkung.
Pantauan di lokasi pada Rabu (11/3/2026) menunjukkan arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Semarang masih ramai lancar, bahkan cenderung lengang.
Baca juga: Hindari Penumpukan Kendaraan, GT Kalikangkung Semarang Dibuka Penuh Mulai 11 Maret
• Kondisi Terkini SN Napi Lapas Nusakambangan Asal Lampung Pasca Kabur: Takut Punya Utang
• Terekam CCTV, Aksi 3 WNA Gendam Pemilik Toko Kelontong di Klaten, Uang Rp4 Juta Raib
GT Kalikangkung di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan tersebut belum menunjukkan tanda-tanda lonjakan kendaraan seperti saat puncak arus mudik Lebaran.
Di jalur A atau arah masuk menuju Kota Semarang, delapan gardu transaksi tampak beroperasi efektif.
Banyaknya gardu yang dibuka membuat kendaraan terbagi ke beberapa lajur sehingga tidak terjadi antrean panjang.
Sementara itu, di jalur B atau arah sebaliknya menuju Jakarta, terdapat lima gardu yang beroperasi dengan kondisi lalu lintas relatif sama, ramai namun tetap lancar.
Gardu Baru Sudah Terpasang
Selain gardu yang saat ini beroperasi, terlihat pula deretan gardu satelit baru yang telah terpasang di area perluasan gerbang tol, tepat di sisi kiri jalur menuju Semarang.
Gardu-gardu tersebut berdiri di atas pulau jalan kecil dengan atap lengkung berwarna biru dan posisi yang sedikit miring atau diagonal, menyesuaikan alur kendaraan dari jalur pelebaran.
Lampu indikator di atas gardu, berupa panah hijau dan tanda silang merah, sudah terpasang.
Namun hingga kini akses menuju gardu satelit tersebut masih ditutup deretan water barrier berwarna oranye dan kuning sepanjang sekira 200 meter.
Para pekerja juga masih terlihat melakukan sejumlah perbaikan dan penyempurnaan di area gardu baru tersebut.
Padahal sebelumnya perluasan gerbang tol itu sempat diberitakan dapat dibuka penuh secara fungsional pada 11 Maret 2026.
Hingga saat ini, jalur tambahan tersebut masih dalam tahap finalisasi meski secara fisik telah rampung.
| Kisah Abdillah, Mahasiswa UPGRIS yang Angkat Potensi Ubi Ungu sebagai Agen Antikanker |
|
|---|
| Waspada Rumah Jadi Sarang Ular, Begini 5 Cara Ampuh Cegah Ular Masuk |
|
|---|
| Modus Jemput di Kos, Oknum Senior HMI Lecehkan Mahasiswi Unissula Semarang |
|
|---|
| Sayur Busuk dan Dapur Becek di SPPG Lempongsari, Wali Kota Semarang Perketat Pengawasan |
|
|---|
| Wacana WFH Sehari dalam Sepekan, Pemkot Semarang Tunggu Arahan Pusat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260311-_-Gerbang-Tol-Kalikangkung-Semarang.jpg)