Kota Semarang
Bus Listrik BRT Trans Semarang Mogok Saat Uji Coba di Semarang Barat
Sebuah bus listrik milik Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang dilaporkan berhenti dan mengalami mogok di sekitar Halte Amarta.
Penulis: budi susanto | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebuah bus listrik milik Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang dilaporkan berhenti dan mengalami mogok di sekitar Halte Amarta, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut sempat ramai diperbincangkan di media sosial setelah diunggah oleh sejumlah akun.
Dalam unggahan yang beredar, bus listrik terlihat berhenti di tepi jalan. Salah satu akun media sosial, @dinaskegelapan_kotasemarang, turut menyoroti kejadian tersebut dan berharap pengembangan transportasi listrik tidak hanya menonjolkan sisi modern, tetapi juga memperhatikan keandalan armada.
“Harapannya tentu bukan hanya sekadar terlihat modern, tetapi juga andal, aman, dan tidak mudah bermasalah di tengah perjalanan,” tulis akun tersebut.
Baca juga: Organda Semarang Khawatir Program Mudik Gratis Gerus Pendapatan Pengusaha Bus
Baca juga: Cerita Joko Suratno Berbagi Kebahagiaan dengan 25 Bayi dan Balita di Yayasan Semarang saat Ramadan
Menanggapi hal tersebut, akun Instagram resmi @transsemarang memberikan klarifikasi bahwa armada bus listrik tersebut memang sedang tidak beroperasi melayani penumpang karena tengah menjalani proses pemeliharaan.
“Armada Bus Listrik INVI uji coba Trans Semarang sedang dalam maintenance dan tidak layanan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Bus listrik yang digunakan dalam uji coba tersebut diketahui merupakan merek INVI/VKTR. Armada ini tengah diuji coba sebagai bagian dari rencana Pemerintah Kota Semarang untuk mengembangkan transportasi publik ramah lingkungan melalui bus listrik yang dikelola oleh BLU Trans Semarang.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Semarang, Bambang Pranoto Purnomo, turut meluruskan informasi yang beredar di masyarakat. Ia menegaskan bahwa bus listrik yang sempat berhenti di jalan tersebut tidak sedang membawa penumpang.
Menurutnya, armada tersebut memang masih dalam tahap uji coba pengoperasian.
“Dinas Perhubungan Kota Semarang bersama BLUD BRT sedang menguji coba pengoperasian bus listrik untuk digunakan sebagai armada baru BRT koridor 1 trayek Tawang–Pemuda,” ungkap Bambang, Sabtu (14/3/2026).
Saat ini, uji coba bus listrik di Semarang masih difokuskan pada jalur yang relatif datar, yakni Koridor 1 rute Mangkang–Penggaron. Hal ini dilakukan untuk menguji performa armada sebelum nantinya dioperasikan secara penuh.
Seperti diketahui, Kota Semarang memiliki kondisi geografis wilayah atas dan bawah yang cukup menantang bagi operasional kendaraan. Karena itu, kemampuan bus listrik dalam menghadapi berbagai medan juga menjadi perhatian sebelum armada tersebut benar-benar dioperasikan secara luas.
Pemerintah Kota Semarang sendiri berencana memasifkan penggunaan bus listrik sebagai bagian dari upaya pengembangan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di ibu kota Jawa Tengah tersebut. (*)
| Sehari Setelah Jalur Maut Silayur Dipasang Portal, Langsung Ada Truk Menerobos |
|
|---|
| Kebijakan Undip Melarang Karangan Bunga Papan di Wisuda Dikeluhkan Pelaku UMKM Kota Semarang |
|
|---|
| DLH Ungkap Penyebab Monyet Serbu Permukiman Warga: Program Vasektomi Gagal hingga Populasi Melonjak |
|
|---|
| Kota Semarang Raih Dua Penghargaan di Hari Otonomi Daerah |
|
|---|
| Wali Kota Agustina Wilujeng Apresiasi Kiprah LDII dalam Merawat Toleransi di Kota Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260314_PERMINTAAN-MAAF-Unggahan-akun-Instagram-resmi.jpg)