Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Kronologi Malam Minggu Mencekam di Dinar Indah Semarang: Banjir Setinggi Dada Menembus Dinding Rumah

Malam minggu yang seharusnya tenang berubah menjadi kepanikan massal bagi warga di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Dok Polsek Tembalang/istimewa
JEBOL - Kondisi tanggul penahan air yang jebol di Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (14/3/2026) malam. Jebolnya tanggul setelah hujan deras membuat air Sungai Kali Babon meluap dan merendam permukiman warga hingga mencapai ketinggian lebih dari satu meter di beberapa titik. 

Ringkasan Berita:
  • Hujan deras pada Sabtu (14/3/2026) menyebabkan tanggul Kali Babon jebol hingga merendam sejumlah perumahan di Tembalang dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter.
  • Sebanyak 27 kepala keluarga di Perumahan Dinar Indah terpaksa mengungsi ke Masjid Ar Rohman, sementara kawasan seperti Rowosari juga terdampak luapan air dan lumpur.
  • Petugas gabungan telah turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan koordinasi, sembari menghimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Malam minggu yang seharusnya tenang berubah menjadi kepanikan massal bagi warga di Kecamatan Tembalang.

Deru hujan deras sejak Sabtu (14/3/2026) sore mendadak berubah menjadi gemuruh air saat tanggul Kali Babon tak lagi sanggup menahan beban.

Banjir setinggi dada yang memaksa puluhan keluarga di Perumahan Dinar Indah kembali memanggul barang berharga menuju pengungsian di bawah temaram lampu masjid.

Baca juga: Wali Kota Agustina Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik Semarang

Banjir paling parah terjadi di Perumahan Dinar Indah RT 06 RW 26, Kelurahan Meteseh. 

Air yang masuk ke permukiman mencapai ketinggian sekitar 100 hingga 150 sentimeter.

Kondisi itu membuat 27 kepala keluarga kembali mengungsi ke Masjid Ar Rohman di kawasan perumahan tersebut demi menghindari risiko yang lebih besar.

Selain Dinar Indah, banjir juga melanda sejumlah kawasan lain di Kecamatan Tembalang. 

Di Perumahan Grand Batik, Kelurahan Meteseh, sekitar 15 rumah sempat terendam air setinggi kurang lebih satu meter, meski kini genangan sudah surut.

Di Perumahan Rowosari Megah Asri 2, banjir setinggi sekitar 80 sentimeter dilaporkan masih menggenangi kawasan tersebut dan berdampak pada sekitar 60 rumah warga.

Genangan juga sempat terjadi di Perumahan Graha Permata Tembalang, Kelurahan Rowosari, dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter yang merendam 15 rumah. 

Sementara di Perumahan Argo Regency RW 07, Kelurahan Rowosari, air setinggi sekitar 15 sentimeter menggenangi 20 rumah warga sebelum akhirnya berangsur surut.

Meski tidak menimbulkan korban, banjir itu tetap meninggalkan dampak bagi warga yang rumahnya terdampak genangan air.

EVAKUASI - Petugas kepolisian, TNI, BPBD, serta relawan membantu mengevakuasi warga terdampak banjir di Perumahan Dinar Indah, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (14/3/2026) malam. Banjir akibat luapan Kali Babon juga merendam sejumlah kawasan lain di Tembalang seperti Perumahan Grand Batik, Rowosari Megah Asri 2, Graha Permata Tembalang, dan Argo Regency.
EVAKUASI - Petugas kepolisian, TNI, BPBD, serta relawan membantu mengevakuasi warga terdampak banjir di Perumahan Dinar Indah, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (14/3/2026) malam. Banjir akibat luapan Kali Babon juga merendam sejumlah kawasan lain di Tembalang seperti Perumahan Grand Batik, Rowosari Megah Asri 2, Graha Permata Tembalang, dan Argo Regency. (Istimewa/POLRESTABES SEMARANG)

Cerita Warga: Banjir Datang Hampir Setiap Tahun

Seorang warga perumahan Rowosari Megah Asri 2, Ivan Rio (30), mengatakan banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut tanpa henti pada Sabtu malam.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved