Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ledakan Tewaskan Bocah SD di Semarang

Polisi Belum Pastikan Penyebab Ledakan Tewaskan Bocah SD di Tambakrejo Semarang

Aparat kepolisian belum memastikan penyebab ledakan yang menewaskan bocah SD di Kota Semarang, Jumat (20/3/2026) dini hari.

Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana
EVAKUASI KORBAN LEDAKAN - Polisi bersama relawan mengevakuasi korban ledakan di Kampung Pondok, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jumat (20/3/2026) dini hari. Dalam peristiwa itu, diketahui satu bocah berusia 9 tahun meninggal dunia, sementara dua penghuni rumah lainnya mengalami luka ringan. (TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV) 

Ringkasan Berita:
  • Insiden ledakan terjadi di sebuah rumah di Kampung Pondok, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jumat (20/3/2026) dini hari.
  • Seorang bocah SD tewas dan dua penghuni rumah lainnya mengalami luka-luka.
  • Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan.

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aparat kepolisian belum memastikan penyebab ledakan di sebuah rumah di Kampung Pondok, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jumat (20/3/2026) dini hari.

Polisi masih melakukan penyelidikan.

Tiga orang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS: Ledakan di Rumah Tambakrejo Semarang Tewaskan Bocah SD

Seorang bocah Sekolah Dasar (SD), Gilang (9), tewas akibat ledakan tersebut.

Sementara, dua penghuni rumah lainnya mengalami luka-luka.

Dampak ledakan

Ledakan itu membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah dan langsung mengerumuni lokasi kejadian. 

Aparat kepolisian yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) segera memasang garis polisi untuk membatasi akses warga demi kepentingan penyelidikan.

Dari pantauan di lokasi, kondisi rumah mengalami kerusakan cukup parah. 

Bagian atap genteng dan langit-langit ruang tengah rumah itu sebagian besar ambrol.

Sementara, dampak ledakan juga merusak rumah di sekitarnya. 

Kaca jendela rumah yang berada tepat di seberang lokasi pecah diduga akibat kuatnya tekanan ledakan.

Suasana duka menyelimuti lokasi kejadian. Tangis histeris terdengar dari anggota keluarga yang memanggil nama Gilang. 

Satu anggota keluarga sempat meminta pihak kepolisian untuk segera memeriksa korban yang diduga masih berada di dalam rumah sesaat setelah ledakan terjadi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved