Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Polisi Ciduk 4 Calo Tiket Bus di Terboyo Semarang, Modus Mark Up hingga 100 Persen

Praktik percaloan tiket bus di kawasan eks Terminal Terboyo Semarang, kembali menjadi sorotan dan viral di media sosial akhir-akhir ini.

Tayang:
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan
Istimewa/POLRESTABES SEMARANG
CALO TIKET BUS - Polisi menangkap empat calo tiket bus saat operasi di Simpang Terboyo Semarang, 20 Maret 2026. Keempatnya diduga menjual tiket dengan harga jauh di atas tarif resmi (tuslah) dan meresahkan para calon penumpang, sehingga langsung diserahkan ke Unit Reskrim Polsek Genuk untuk penanganan lebih lanjut. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Praktik percaloan tiket bus di kawasan eks Terminal Terboyo Semarang, kembali menjadi sorotan. 

Selain dianggap meresahkan calon penumpang, aksi para calo itu juga viral di media sosial setelah sejumlah warga membagikan pengalaman mereka terkait harga tiket yang melambung tinggi.

Sementara itu, polisi telah bergerak. 

Unit Lalu Lintas Polsek Genuk menangkap empat calo tiket bus yang beroperasi di kawasan Simpang Terboyo pada 20 Maret 2026.

Baca juga: Thaufan Hidayat Termotivasi Bawa PSIS Semarang Kalahkan Persipal Palu

Motif Cemburu, Duduk Perkara Pria WNA Tewas Dicor Semen, Ditemukan di Cilacap

Kanit Lantas Polsek Genuk, Iptu Bambang Triyono membenarkan penangkapan tersebut. 

Dia menjelaskan, tindakan itu dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat yang merasa dirugikan.

“Begitu ada laporan masyarakat, petugas piket lantas langsung menuju ke Simpang Terboyo dan mengamankan calo tersebut yang meresahkan para calon penumpang bus,” kata dia kepada Tribunjateng.com, Jumat (27/3/2026).

Setelah diamankan, keempat calo tersebut langsung diserahkan ke piket Reskrim Polsek Genuk untuk penanganan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, para pelaku diketahui menjual tiket dengan harga yang jauh di atas tarif resmi atau tuslah yang telah ditetapkan. 

Besaran mark up pun bervariasi, tergantung korban yang menjadi sasaran.

Fenomena calo di kawasan Terboyo Semarang bukanlah hal baru. 

Meski statusnya kini bukan lagi terminal penumpang utama, lokasi itu dinilai masih kerap digunakan sebagai “terminal bayangan” oleh bus AKAP dan AKDP.

Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh para calo untuk mengincar penumpang, terutama pemudik yang enggan menuju terminal resmi seperti Terminal Mangkang karena jarak yang lebih jauh.

Modus yang digunakan pun beragam. Mulai dari menawarkan tiket dengan harga melonjak hingga 50–100 persen, hingga memberikan tiket tidak resmi atau “polosan” tanpa stempel yang berpotensi tidak diakui oleh kru bus.

Baca juga: Perusahaan Ogah Berikan THR Mendominasi di Posko Disnaker Kota Semarang, Total 52 Aduan

Kasus Pemuda Brebes Tewas Tabrak Tiang Karena Dikejar Polisi di Pacitan, Berakhir Damai?

Viral di Media Sosial

Hal itu juga menjadi sorotan di internet dari unggahan dari akun Instagram @dinaskegelapan_kotasemarang pada Jumat (27/3/2026).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved