Tribunjateng Hari ini
Sifa Semangat Keliling Kampung, Ada Tradisi Unik Bagi Kupat Jembut di Semarang saat Syawalan
Anak-anak hingga orang dewasa terlihat mengantre untuk menunggu pembagian ketupat sayur atau yang disebut warga sebagai 'kupat jembut'.
Penulis: Moh Anhar | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Suasana kental tradisi Syawalan di Kampung Jaten Cilik, Kelurahan Pedurungan Tengah, Kota Semarang, sudah terasa sejak dini hari.
Usai salat Subuh, warga mulai berdatangan ke Masjid Roudhotul Muttaqin, masjid di kawasan tersebut untuk mengikuti doa bersama di serambi masjid.
Langit tampak masih gelap, namun halaman masjid sudah dipenuhi warga dari berbagai usia.
Anak-anak hingga orang dewasa terlihat mengantre untuk menunggu pembagian ketupat sayur atau yang disebut warga sebagai 'kupat jembut', yang telah didoakan.
Tradisi ini menjadi ciri khas perayaan Syawalan di kampung tersebut.
Kemeriahan tampak dari nyala kembang api dan suara petasan yang menyertai kegiatan.
Setelah doa selesai, ketupat jembut dibagikan kepada warga secara bergiliran.
Selain pembagian ketupat, sejumlah warga juga membagikan uang kepada anak-anak. Anak-anak terlihat berkumpul dan berebut untuk mendapatkan bagian.
Satu di antara warga, Eko Ariyanto (41) tampak ikut mengantre bersama anaknya. Ia mendapatkan satu buah ketupat dan langsung dinikmati di lokasi.
"(Ketupat jembut) ini ketupat dengan isi gudangan. Rasanya gurih banget," ujarnya ditemui Tribun Jateng di lokasi, Sabtu (28/3).
Eko mengatakan, rutin mengikuti tradisi ini setiap tahunnya. Dirinya bersama warga lain mengaku antusias menjalankan tradisi itu.
"Ini setiap tahun ada. Alhamdulillah, semua warga antusias untuk merayakannya, terutama anak kecil," ujarnya.
Tampak selama pembagian ketupat jembut dan uang, ratusan anak semarak mengikuti. Usai mengantre di area masjid, mereka berkeliling ke rumah-rumah warga lain yang menyediakan kupat jembut ataupun uang.
Di setiap rumah, warga yang didominasi anak-anak mengantre pembagian dengan membawa kantong plastik masing-masing. Kantong tersebut lantas diisikan kupat jembut oleh orang tua.
Demikian juga pembagian uang. Ada warga yang membagikan uang secara langsung dengan kondisi yang terlihat baru dan ada pula yang sudah dimasukkan ke dalam amplop.
| Jemaah Haji Wonosobo Disiapkan Berangkat lewat Embarkasi Yogyakarta |
|
|---|
| Akses Transportasi Makin Mudah, Integrasi Angkutan Trans Banyumas-Stasiun Purwokerto Resmi Dibuka |
|
|---|
| Enam Pilihan Kuliner di Pasar Johar Semarang, Selain Nagih, Rasanya Bikin Nostalgia Masa Kecil |
|
|---|
| Masa Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo Diperpanjang Lagi |
|
|---|
| Perumahan di Meteseh Kota Semarang Tergenang Limpasan Kali Babon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Minggu-29-Maret-2026.jpg)