Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

PLN Dorong Budaya Ramah Lingkungan, dari Kantor hingga Masyarakat

Upaya membangun budaya ramah lingkungan mulai menguat di sektor industri.

Penulis: budi susanto | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATENG/budi susanto
APEL BERSAMA - Karyawan PLN Indonesia Power UBP Semarang mengikuti kegiatan internal terkait budaya keselamatan dan kepedulian lingkungan di wilayah PLN IP, beberapa waktu lalu. Apel digelar sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan kerja yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. (TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Upaya membangun budaya ramah lingkungan mulai menguat di sektor industri.

PT PLN Indonesia Power (PLN IP) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Semarang menjadi salah satu contoh melalui berbagai inisiatif yang tidak hanya berfokus pada operasional, tetapi juga perubahan perilaku.

Komitmen tersebut mengantarkan PLN IP UBP Semarang meraih Juara 3 Unit Pengelolaan Lingkungan Terbaik periode 2025 di lingkungan Direktorat Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power.

Baca juga: Di Balik PROPER Hijau PLN Tambak Lorok, Ada Upaya Senyap Menjaga Lingkungan dan Mengubah Wajah Desa

Direktur Manajemen Human Capital PLN Indonesia Power, M. Ridho Hutomo, menegaskan, pengelolaan lingkungan kini diarahkan pada pembentukan budaya, bukan sekadar pemenuhan kewajiban.

“Pengelolaan lingkungan tidak cukup hanya berbasis regulasi. Kami mendorong perubahan budaya di internal perusahaan agar setiap individu terlibat langsung dalam upaya menjaga lingkungan,” ujarnya, Jumat (9/4/2026).

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong kebiasaan rendah emisi di lingkungan kerja. 

Pegawai didorong menggunakan transportasi umum, kendaraan listrik, hingga menerapkan program “Green Friday”, yakni penggunaan transportasi ramah lingkungan setiap hari Jumat.

“Ini adalah langkah sederhana, tetapi jika dilakukan secara konsisten akan membentuk kebiasaan baru yang lebih peduli lingkungan,” kata Ridho.

Pendekatan berbasis budaya ini dinilai penting, terutama di kota seperti Semarang yang masih menghadapi berbagai tantangan lingkungan, mulai dari banjir rob hingga pengelolaan sampah. 

Perubahan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga perilaku kolektif.

Selain itu, PLN Indonesia Power juga mencatat capaian 7 PROPER Emas dan 22 PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

Capaian ini memperkuat posisi perusahaan dalam mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan.

Di tingkat unit, PLN IP UBP Semarang menegaskan bahwa penghargaan yang diraih menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat budaya ramah lingkungan.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa kami harus terus konsisten. Budaya peduli lingkungan harus tumbuh, tidak hanya di dalam perusahaan, tetapi juga memberi dampak bagi masyarakat sekitar,” ujar Senior Manager PLN IP UBP Semarang, F Erwin Putranto.

Menurutnya, pengelolaan lingkungan tidak berhenti pada aspek teknis, tetapi juga menyangkut keterlibatan sosial. 

Perusahaan berupaya menghadirkan program yang selaras dengan kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga daya dukung lingkungan. (bud)

Baca juga: Dirut PLN Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved