Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang
Disdag: 220 Kios dan 26 Ruko Terdampak Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang
Kebakaran yang melanda Pasar Kanjengan Semarang pada Rabu (29/4/2026) malam, berdampak pada ratusan kios dan ruko yang ada di kawasan itu.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: deni setiawan
Rusianti menyebut, api pertama kali terlihat dari bagian sudut bangunan.
Dalam waktu singkat, kobaran membesar dan menjalar ke ruko lain.
Perempuan yang sudah menempati lokasi tersebut sejak akhir 1990 itu mengatakan, kebakaran kali ini menjadi yang pertama selama dia berdagang di Pasar Kanjengan.
“Sudah lama di sini, dari anak saya lahir pada 1997. Baru kali ini ada kebakaran sebesar ini,” ungkapnya.
Di lokasi tersebut, Rusianti sehari-hari berjualan buah, khususnya pepaya.
Namun pada malam hari, lapaknya lebih sering digunakan sebagai tempat beristirahat karena keterbatasan tempat tinggal.
“Saya jualan pepaya. Tapi malam dipakai tidur, seperti numpang di dekat kamar mandi umum,” jelasnya.
Dia memperkirakan ada sekira 10 hingga 12 pedagang yang sederetan dengannya.
Kini, sebagian besar dari mereka hanya bisa pasrah melihat tempat usahanya terdampak kebakaran.
Rusanti bersyukur masih bisa menyelamatkan diri, meski belum mengetahui pasti kondisi barang dagangannya.
“Yang penting selamat dulu,” ucapnya pelan.
Terpisah, Sekretaris Dinas Damkar Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan memperkirakan ada sekira 280 kios yang terbakar. Sedangkan untuk penyebab pastinya belum diketahui, masih akan didalami lagi.
"Untuk jumlah kiosnya, bisa tanyakan langsung ke Disdag Kota Semarang. Informasi awalnya ada sekira 280 kios," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260430-_-Pendinginan-Pasca-Kebakaran-Pasar-Kanjengan-Semarang.jpg)