Berita Semarang
Duka Beruntun Markonah, Rumah di Kalialang Semarang Rusak Imbas Longsor, Cucu Tewas Kecelakaan
Duka seolah datang berlapis dialami markonah (60), warga Kampung Kalialang Lama, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Duka seolah datang berlapis dialami markonah (60), warga Kampung Kalialang Lama, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
Dia beserta keluarga yang terpaksa mengungsi ke kerabat karena rumahnya rusak akibat longsor, juga harus menelan pil pahit.
Senin (4/5/2026) siang, dia memperoleh kabar jika cucunya meninggal karena kecelakaan.
Saat itu cucunya diboncengkan oleh orangtuanya. Motor yang ditumpanginya kecelakaan di Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.
Baca juga: Mahasiswa Asal Grobogan Tewas Kecelakaan, Pemotor Tabrak Truk Parkir di Pedurungan Semarang
• Menteri PPPA Desak Polisi Tahan Ashari Pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo Pati
Ya, belum purna kesedihannya menatap rumah yang hancur akibat tanah longsor, dia juga harus kehilangan cucu satu-satunya yang masih berusia lima tahun.
Cucu kesayangan yang selama ini tinggal serumah dengannya itu tewas dalam kecelakaan tragis di kawasan Silayur, Ngaliyan, Semarang pada Senin (4/5/2026).
Peristiwa ini memukul batin Markonah yang kini harus berjuang di tengah keterbatasan tempat tinggal.
“Cucu satu-satunya juga,” kata Sri Wahyuni kerabat korban seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (5/5/2026).
Kondisi rumah Markonah saat ini sudah tidak layak huni.
Meski dinding-dinding bangunan sudah retak parah dan berpotensi roboh jika hujan deras kembali mengguyur, Markonah dan ibu korban sempat bertahan di sana sebelum situasi semakin membahayakan.
Kini, Markonah bersama anggota keluarga lainnya terpaksa menumpang di kediaman Sri Wahyuni yang berada tepat di sebelah rumahnya.
Sempitnya ruang gerak di pengungsian menambah beban fisik dan mental bagi para penyintas bencana ini.
“Total ada sembilan orang dari tiga KK yang tinggal di rumah saya sekarang. Semoga pemerintah cepat menangani,” ucap Sri.
Ketua RT 05 RW 01 Kalialang Lama, Sabar Wahyudi menjelaskan bahwa ancaman tanah longsor di wilayahnya kian meluas.
Berdasarkan pendataan terbaru, terdapat tujuh rumah yang berpotensi terdampak, dengan tiga rumah di antaranya sudah mengalami kerusakan total hingga tak lagi bisa ditingali.
| Sidang AKBP Basuki di Semarang Ditunda 2 Kali, Pengacara Keluarga Dosen Levi Sebut Isu yang Beredar |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Selasa 5 April 2026: Hujan Ringan di Sebagian Besar Wilayah |
|
|---|
| Nekat Menerobos Kobaran Api Kebakaran di Semarang, 2 Orang Mengalami Luka Bakar Serius |
|
|---|
| "Tiba-Tiba Api Sudah Besar" Kesaksian Isal Menyelamatkan Diri dari Kebakaran Ketika Main Badminton |
|
|---|
| Detik-Detik Menegangkan Petugas Damkar Selamatkan 2 Nyawa Terjebak Kebakaran di Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260505-_-Longsor-Kalialang-Gunungpati-Semarang.jpg)