Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Longsor Beruntun 3 Rumah Roboh hanya Dalam 4 Hari di Kalialang Semarang, Warga Minta Relokasi

Insiden tanah longsor terjadi di RT5/RW1 Kalialang Lama, Sukorejo, Gunungpati, Kota Semarang.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
TERDAMPAK LONGSOR - Insiden tanah longsor terjadi di RT5/RW1 Kalialang Lama, Sukorejo, Gunungpati, Kota Semarang. Tercatat, sebanyak tiga unit rumah terdampak dan menimbulkan sebagian bangunan roboh. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Insiden tanah longsor terjadi di RT5/RW1 Kalialang Lama, Sukorejo, Gunungpati, Kota Semarang.

Tercatat, sebanyak tiga unit rumah terdampak dan menimbulkan sebagian bangunan roboh.

Baca juga: Duka Beruntun Markonah, Rumah di Kalialang Semarang Rusak Imbas Longsor, Cucu Tewas Kecelakaan

Ketua RT, Sabar Wahyudi mengatakan, terdapat 11 jiwa yang terdampak longsor tersebut.

Adapun area terdampak tersebut diperkirakan mencapai 2.000-3.000 meter persegi.

"Area luasnya itu sekirar 2.000 - 3.000 meter. Kalau yang benar-benar roboh, ada ada tiga rumah dengan total 11 jiwa," kata Sabar ditemui Tribun Jateng di lokasi, Selasa (5/5/2026).

 

Terkait insiden tersebut, Sabar menjelaskan, masing-masing rumah terdampak longsor bergantian sejak 1 Mei hingga 4 Mei 2026.

Terbaru, longsor berlangsung Senin (4/5) malam hingga pemilik rumah panik dan lari. 

"Semalam itu setelah pemakaman adiknya ini (salah satu penghuni rumah) pada duduk-duduk di sini, tiba-tiba terdengar pergerakan (tanah), pada lari," ungkapnya.

Pantauan Tribun Jateng, Selasa (5/5), tampak rumah yang berada di area utara titik longsor tersebut sebagian mengalami rubuh, tepatnya di bagian samping dekat Sungai Kripik.

Begitupun di rumah di sisi selatan yang tampak rubuh di area belakang dekat dengan area longsor.

Bahkan hingga hari ini, tampak tanah masih berjatuhan di area paling tepi jalan masuk.

Sabar menjelaskan, longsor yang terjadi sejak 1 Mei itu terjadi setelah hujan pada malam hari.

"Empat hari itu rata-rata habis isya setelah hujan deras mulai per tanggal 1 Mei. Kalau pas 1 Mei itu pas jam 7 (malam). Kedua juga sama setelah habis isya," jelasnya.

"Kalau yang ketiga itu pertama sebelum hujan dinding sebelah roboh. Setelah hujan deras (4 Mei) baru itu dapur, kamar, kamar mandi itu hilang," lanjutnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved