Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Kabar Duka, Wahid Nurmiyanto DPRD Kota Semarang Meninggal Dunia

Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Wahid Nurmiyanto (67), meninggal dunia pada Rabu (6/5/2026) pukul 16.06.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: abduh imanulhaq
IST
LEGISLATOR MENINGGAL - Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Wahid Nurmiyanto, meninggal dunia pada Rabu (6/5/2026), pukul 16.06 WIB. Almarhum juga pernah menjabat sebagai Ketua PAN Kota Semarang periode 2020–2025 dan Bendahara PAN Provinsi Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Wahid Nurmiyanto (67), meninggal dunia.

Kabar duka itu menyelimuti lingkungan DPRD Kota Semarang setelah Wahid Nurmiyanto mengembuskan napas terakhir pada Rabu, 6 Mei 2026 sekitar pukul 16.06 WIB.

Almarhum meninggal dunia di rumah sakit saat berjuang melawan penyakitnya.

Jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Karonsih Timur Raya, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, sebelum dimakamkan di TPU Giriloyo, Kedungpane, Kecamatan Mijen pada Kamis pagi pukul 10.00 WIB.

Wahid Nurmiyanto merupakan anggota DPRD Kota Semarang periode 2024–2029 dari Fraksi PAN dan bertugas di Komisi C.

Selain aktif sebagai legislator, almarhum juga pernah menjabat sebagai Ketua PAN Kota Semarang periode 2020–2025 dan Bendahara PAN Provinsi Jawa Tengah.

Dengan meninggalnya Wahid Nurmiyanto, kini terdapat dua kursi kosong di DPRD Kota Semarang yang sama-sama berada di Komisi C.

Sebelumnya, anggota DPRD Kota Semarang dari Fraksi PDIP, V Djoko Riyanto, meninggal dunia pada 9 November 2025.

Djoko Riyanto merupakan suami Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.

Jadi Rujukan

Legislator dari Komisi C, Dini Inayati, mengenang sosok Wahid Nurmiyanto sebagai figur senior yang menjadi rujukan bagi anggota dewan lainnya, khususnya dalam menjalankan fungsi kedewanan.

"Ya, beliau kan senior ya di DPRD Kota Semarang karena sudah (lama), ini periode keempat kalau tidak salah bagi beliau. Jadi bagi saya yang pendatang baru di DPRD, sosok Pak Wahid ini tentu menjadi guru ya buat saya," ujar Dini, Kamis siang.

Menurutnya, Wahid dikenal aktif dan kritis dalam menjalankan tugas sebagai anggota dewan.

"Beliau sering menjadi rujukan terkait dengan agenda-agenda kedewanan ya, terkait dengan fungsi-fungsi kedewanan. Jadi karena beliau senior, beliau bisa jadi rujukan. Yang kedua, tetap kritis kalau saya melihat Pak Wahid ini walaupun sudah periode yang keempat, kinerjanya cukup bagus. Masih terus semangat gitu ya sebetulnya sebelum beliau jatuh sakit," katanya.

Dini menyebut, semangat dan daya kritis almarhum tetap terlihat hingga akhir masa aktifnya di DPRD Kota Semarang.

"Semangatnya masih cukup besar dan daya kritisnya juga masih cukup besar. Sehingga ini bisa sekali lagi menginspirasi teman-teman ya untuk menjadi anggota dewan yang benar-benar berfungsi secara optimal dalam seluruh fungsinya gitu sebagai mitra pemerintah Kota Semarang ya," lanjutnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved