Senin, 11 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Semarang

Pria Bersimbah Darah di Depan MG Setos Semarang Ternyata Sempat Aniaya Perempuan

Fakta baru terungkap di balik peristiwa pria bertato yang ditemukan terluka dan bersimbah darah di depan MG Setos Hotel.

Tayang:
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Istimewa
PENYELIDIKAN - Polisi mendatangi seorang pria yang mengalami luka pada tangan kiri di depan MG Setos Hotel, Jalan Inspeksi, Kelurahan Kembangsari, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Minggu (10/5/2026) malam untuk melakukan penyelidikan. Pria bertato yang semula diduga korban penganiayaan itu belakangan diketahui merupakan terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang perempuan di Kampung Kerobokan sebelum akhirnya terluka saat kabur dan dikejar warga. (Dok Polsek Semarang Tengah/istimewa) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Fakta baru terungkap di balik peristiwa pria bertato yang ditemukan terluka dan bersimbah darah di depan MG Setos Hotel, Jalan Inspeksi, Semarang Tengah, Minggu (10/5/2026) malam.

Jika sebelumnya pria tersebut diduga menjadi korban penganiayaan seusai perkelahian, polisi kini meluruskan bahwa pria itu justru merupakan terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang perempuan di Kampung Kerobokan, Kelurahan Pandansari, Semarang Tengah.

Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, menjelaskan peristiwa bermula ketika dua pria berboncengan sepeda motor melintas di kawasan permukiman Kerobokan sambil membleyer kendaraan mereka.

Baca juga: Ekonomi Jateng Tumbuh 5,89 Persen, Investasi Rp 23 Triliun Jadi Penopang Utama

Baca juga: Proyek Pertama Danantara dan TNI di Jateng untuk Tanggulangi Persoalan Sampah

Tak hanya membuat bising, keduanya juga disebut merusak kandang jangkrik milik warga bernama Sofiatun (25).

“Awalnya terduga pelaku naik motor masuk perumahan, blayer-blayer, lalu merusak kandang jangkrik. 

Korban pemilik rumah tidak terima,” kata Kompol Riki kepada Tribunjateng.com, Senin (11/5/2026).

Sofiatun yang merasa terganggu kemudian menegur kedua pria tersebut di depan rumahnya di Kampung Kerobokan. 

Namun teguran itu justru memicu cekcok.

Satu di antara pria diduga tersinggung dan mengeluarkan senjata tajam jenis celurit.

Dalam keributan itu, Sofiatun mengalami luka lebam di bagian kepala akibat terkena batang celurit. 

Setelah kejadian, korban berteriak meminta pertolongan warga.

“Korban perempuan kena pukul di kepala. Luka lebam karena terkena batang celurit,” ungkap Kompol Riki.

Teriakan korban memancing warga berdatangan dan mengejar kedua pria tersebut yang langsung melarikan diri dari lokasi. 

Saat kabur, celurit yang dibawa pelaku disebut terjatuh.

Seorang pria yang diduga terlibat, yakni Haris (39), warga Rejosari, Semarang Timur, kemudian melarikan diri hingga ke kawasan depan MG Setos Hotel di Jalan Inspeksi, Kembangsari, Semarang Tengah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved