Sabtu, 16 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Melihat Karya Episentrum Pop Surealis di Artotel Semarang, Bicara tentang Ruang Batin

Pameran “Episentrum” karya seniman Yayas Syahdu dibuka Jumat (15/5/2026) di ARTOTEL Gajahmada Semarang dan berlangsung hingga 16 Agustus 2026.

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Rezanda Akbar D
LUKISAN - Suasana pameran seni “Episentrum” di Art Space ARTOTEL Gajahmada Semarang, Jumat (15/5/2026). Pameran menjadi bagian dari ruang kolaborasi untuk mendukung seniman lokal 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Belasan lukisan berwarna cerah memenuhi ruang Art Space di ARTOTEL Gajahmada Semarang

Sekilas tampak jenaka dengan karakter anjing bermata besar, namun di balik warna-warna pop itu tersimpan letupan batin dan proses kontemplasi sang seniman.

Pameran bertajuk “Episentrum” karya seniman Yayas Syahdu resmi dibuka Jumat (15/5/2026) dan akan berlangsung hingga 16 Agustus 2026.

Baca juga: Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan REBELLIOUS HUNGER

Yayas mengatakan, karya-karyanya menggabungkan berbagai pendekatan visual mulai dari pop dekoratif, pop surealis hingga semi realis.

“Ini lebih akumulatif. Ada pop dekoratif, pop surealis, semi realis. Kami coba gabungkan jadi satu,” ujarnya.

Dia sengaja tidak ingin terjebak pada satu teknik tertentu agar gagasan dan ekspresi yang dituangkan lebih bebas.

“Kami tidak mau terjebak dalam satu teknik. Jadi ada kebebasan pengungkapan ide-ide gagasan, tidak terlalu pakem akademis,” katanya.

Tema “Episentrum”, lanjut dia, bukan merujuk pada gempa secara tektonik, melainkan ledakan emosi dan pergulatan batin manusia.

“Lebih ke letupan gejolak dari proses diri saya untuk menjaga ruang batin. Semacam meditasi, melepas pemelekatan pikiran,” ucapnya.

Menariknya, hampir seluruh lukisan dalam pameran itu menampilkan figur anjing.

Bagi Yayas, anjing menjadi simbol kesetiaan sekaligus representasi kehadiran manusia di dunia.

“Sebagai simbol kehadiran dan kesetiaan untuk konsisten,” imbuhnya.

Dominasi warna-warna terang dalam karya tersebut juga bukan tanpa alasan.

Dia ingin menghadirkan suasana ringan dan ceria agar bisa dinikmati semua kalangan usia.

“Kami tidak mau yang surem karena takut berpengaruh ke psikologi. Inginnya ringan, ceria, biar semua usia menikmati,” katanya.

Bangga Kearifan Lokal, Rooms Inc Semarang ikut serta program Artotel Wanderlust “Like Local” di 2025

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved