Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Begini Penampakan Jalur Gunungpati- Kalipancur yang Tiap Hari Dilewati Warga

Kondisi jalan penghubung kawasan Gunungpati menuju Jalan Untung Suropati, Kota Semarang, menjadi sorotan warga.

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/budi susanto
DEBU DAN ASPAL MENGELUPAS - Kondisi ruas jalan penghubung Gunungpati menuju Untung Suropati, Kota Semarang, tampak rusak dengan permukaan aspal yang terkelupas, Senin (1/6/2026). Kerusakan jalan ini menjadi sorotan warga karena telah berlangsung cukup lama dan diduga dipengaruhi tingginya mobilitas kendaraan berat. (TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO) 
Ringkasan Berita:
  • Sejumlah titik jalan dari kawasan Gunungpati menuju Jalan Untung Suropati, Semarang, mengalami kerusakan berupa lubang, gelombang, dan aspal mengelupas.
  • Warga mengaku kondisi jalan semakin memburuk dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat malam hari dan musim hujan.
  • Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh karena ruas tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas sehari-hari.

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kondisi jalan penghubung kawasan Gunungpati menuju Jalan Untung Suropati, Kota Semarang, menjadi sorotan warga.

Sejumlah titik di ruas jalan tersebut mengalami kerusakan berupa aspal mengelupas, permukaan bergelombang, hingga cekungan yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Kerusakan yang terjadi di jalur strategis tersebut dinilai semakin mengkhawatirkan karena setiap hari menjadi akses utama masyarakat untuk bekerja, bersekolah, hingga mendukung aktivitas distribusi barang.

Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan beberapa bagian jalan mengalami penurunan kualitas yang cukup signifikan.

Permukaan aspal tampak tidak rata sehingga kendaraan, terutama sepeda motor, harus mengurangi kecepatan saat melintas.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara, terutama saat malam hari maupun ketika hujan turun.

Genangan air yang menutupi permukaan jalan kerap membuat lubang sulit terlihat sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Mafia BBM Subsidi Jepara: Pelaku Pakai QR Code Palsu Bukan dari Pertamina

Keluhan terkait kerusakan jalan tersebut sebenarnya sudah lama disampaikan warga, khususnya masyarakat yang tinggal di kawasan Kalipancur dan sekitarnya.

Salah seorang warga, Fadilah, mengaku kondisi jalan terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

"Kalau lewat sini memang harus hati-hati.

Banyak titik yang jalannya sudah bergelombang dan rusak. 

Apalagi kalau malam atau habis hujan, kadang lubangnya tidak kelihatan," ujarnya saat ditemui Tribun Jateng, Senin (1/6/2026).

Menurut Fadilah, warga berharap adanya langkah perbaikan secara menyeluruh agar ruas jalan tersebut kembali nyaman dan aman digunakan oleh masyarakat.

Pasalnya, jalan tersebut merupakan salah satu akses penting yang menunjang mobilitas warga setiap hari.

 

Aktivitas Kendaraan Berat Jadi Sorotan Warga

Di tengah tingginya aktivitas lalu lintas, sejumlah kendaraan bertonase besar masih terlihat melintas di jalur tersebut.

Sebagian warga menduga intensitas kendaraan berat, termasuk truk yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan di sekitar wilayah itu, turut memberikan tekanan terhadap kondisi jalan.

Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut dari pihak berwenang untuk mengetahui faktor utama yang menyebabkan kerusakan.

Bagi warga, persoalan terpenting saat ini bukan sekadar mencari penyebab kerusakan jalan, melainkan bagaimana kondisi infrastruktur tersebut dapat segera diperbaiki.

Mereka berharap akses yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat itu kembali layak dilalui tanpa menimbulkan risiko bagi pengguna jalan.

"Harapannya ya diperbaiki. Soalnya ini jalan yang dipakai banyak orang setiap hari," kata Fadilah.

Di tengah perkembangan pembangunan Kota Semarang yang terus berlangsung, kondisi jalan yang rusak menjadi pengingat bahwa kualitas infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Perbaikan jalan dinilai penting tidak hanya untuk meningkatkan kenyamanan berkendara, tetapi juga mendukung keselamatan pengguna jalan serta kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial warga. (bud)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved