Berita Viral
Viral, Mahasiswi UNS Korban Pelecehan, Dipaksa Buka Pakaian Gegara Kalah Main Game
Kasus dugaan pelecehan seksual kembali dialami oleh seorang mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan viral di media sosial.
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kasus dugaan pelecehan seksual kembali dialami oleh seorang mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
Kali ini, korban dan pelakunya saling kenal, bahkan dapat dikatakan satu angkatan.
Kasus dugaan pelecehan itu pun terungkap seusai muncul unggahan di media sosial berkait kronologi peristiwa yang menimpa seorang mahasiswi itu.
Awalnya disebutkan, mereka sedang mengerjakan tugas kampus. Namun kemudian beralih main game dengan dalih untuk melepas penat.
Baca juga: Kronologi Mahasiswi UNS Jadi Korban Pelecehan Seksual di Kos Teman, Berawal Kerjakan Tugas Bersama
• Viral Pramugari Diduga Selingkuh dengan Direktur Maskapai, Istri Sah Simpan Bukti Video CCTV 2 Menit
Baca juga: Target Zero Stunting: Pemkot Solo Perkuat Sinergi Lewat Program "Ndulang Bareng"
• Prostitusi Online Gegerkan Boyolali, Pelaku Pekerjakan 2 Gadis 15 Tahun Asal Sukabumi
Baca juga: Polisi Bongkar Prostitusi Online Anak Bawah Umur di Banyudono Boyolali
Dalam permainan game yang mereka lakukan itulah, muncul percobaan pelecehan.
Korban bahkan dipaksa buka pakaian sebagai hukuman karena kalah main game.
Kabar dugaan pelecehan seksual kepada seorang mahasiswi UNS oleh rekan-rekannya tersebut juga sempat diunggah di media sosial Instagram @kentingansantuy pada Selasa (2/12/2025).
Dalam unggahan tersebut, pengunggah menyertakan kronologi kejadian dugaan pelecehan tersebut.
Melalui keterangan tersebut, kejadian bermula saat korban berada di kos salah satu teman kuliahnya untuk mengerjakan tugas bersama dua orang lainnya.
"Pada malam hari yang sama, anak-anak dari acara voli Teknik Kimia yang baru selesai bertanding malam itu datang ke kos tersebut yang merupakan tempat yang sama dimana korban dan teman- temannya sedang kumpul," tulis akun tersebut seperti dikutip dari TribunSolo.com, Rabu (3/12/2025).
"Dikarenakan sudah terlalu ramai dan sudah tidak nyaman untuk mengerjakan skripsi, mereka memutuskan bermain game agar suasana tidak terlalu membosankan."
"Hal ini juga dilakukan tanpa alkohol maupun obat-obatan terlarang."
"Game yang dipilih adalah Truth or Dare (ToD), yang itu adalah permainan biasa."
"Namun tanpa alasan yang jelas dan tanpa diketahui korban sebelumnya, arah permainan ToD malah berubah menjadi "dare" yang bernuansa seksual dan mesum," lanjut dalam tulisan keterangan unggahan.
Kejadian pelecehan pun terjadi saat korban yang merupakan satu-satunya perempuan bermain game tantangan dimana yang kalah harus membuka pakaian.
| Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR RI Minta Maaf |
|
|---|
| Viral Video Sekelompok Remaja Bersenjata Tajam di Bae Kudus, Polisi: Kami Buru |
|
|---|
| Klarifikasi Ahmad Dedi, ASN Bea Cukai "Lari Maraton" Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK |
|
|---|
| Viral! ODGJ yang Kerap Bikin Resah di Jalanan Semarang Muncul Lagi, Satpol PP Sisir Lokasi |
|
|---|
| Video Viral Dugaan Pembakaran Rumah Warga Karangdadap Pekalongan, Polisi Buru Pelaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251029-_-Gerbang-UNS-Kampus-Kentingan-Solo.jpg)