Tribunjateng Hari ini
Warga Antusias Ikuti Grebeg Sudiro di Tengah Guyuran Hujan
Ribuan kue keranjang habis diperebutkan warga dalam karnaval budaya Grebeg Sudiro di depan Pasar Gede, Solo, Minggu (15/2/2026).
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muslimah
Grebeg Sudiro merupakan agenda tahunan sebagai bentuk akulturasi budaya Jawa dan Tionghoa dalam menyambut Tahun Baru Imlek.
Ketua Grebeg Sudiro 2026, Arsatya Putra Utama, sebelumnya mengatakan bahwa sebanyak 5.000 kue keranjang dihadirkan dalam bentuk jodang lanang dan wadon untuk diperebutkan warga di kawasan Pasar Gede.
"Ada 5.000 kue keranjang dihadirkan dalam bentuk jodang lanang wadon dan nanti kita akan juga melakukan pelemparan kue keranjang setelah peserta karnaval melewati garis finish," kata Arsatya dalam konferensi pers di Kelurahan Sudiroprajan, Jebres, Solo, Selasa (3/2/2026).
Rute karnaval tahun ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya, mengelilingi kawasan Pasar Gede yang dikenal sebagai Kampung Pecinan.
Sehari setelah karnaval, panitia akan menggelar Semarak Heritage in Harmony sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan.
Pesta malam pergantian Tahun Baru Imlek 2026 dipusatkan di kawasan Pasar Gede dan Balai Kota Solo, pada Senin (16/2/2026) pukul 18.00 malam ini.
Perayaan tersebut digelar tanpa kembang api.
Lurah Sudiroprajan, Agustinus Deny Khristiawan, mengatakan rangkaian Grebeg Sudiro melibatkan hampir separuh dari total 3.700 warga di wilayahnya.
"Penduduk kita ada 3.700 sekian. Jadi mungkin separuh itu yang ikut kegiatan budaya," katanya.
Menurut dia, Pemkot Solo menggelontorkan dana dari APBD sebesar Rp 200 juta untuk penyelenggaraan Grebeg Sudiro, selain dukungan dari panitia dan CSR.
"Kalau untuk APBD dari pemerintah kita mengucurkan Rp 200 juta untuk Grebeg Sudiro. Kalau di luar ini dari panitia dan CSR," ungkap dia. (Kompas.com)
| Tiga Bos Bank BJB Divonis Bebas dalam Kasus Kredit Sritex |
|
|---|
| Ngadiono Warga Pati Korban Kecelakaan ALS Akan Dibawa dengan Helikopter |
|
|---|
| Taj Yasin: Kasus Pencabulan Santriwati di Pati Sudah Terpantau sejak 2024 |
|
|---|
| Pelarian Ashari Tersangka Pencabulan Santriwati Berakhir di Wonogiri |
|
|---|
| Uniknya Ras Kambing Kaligesing di Klaten, Kambing Mandi Tiga Kali Sehari, Harga Tembus Ratusan Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Senin-15-Februari-2026.jpg)