Semarang
"Ini yang Pertama" Kesan Gisel Setelah Main Padel di Semarang
Turnamen padel Iris Serve & Smash yang digelar di Main Padel Semarang, Sabtu (10/1/2026), berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah publik figur.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rival al manaf
Owner IRIS, Michelle Soeryajaya, menyebut tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa komunitas padel di Indonesia, khususnya Jawa Tengah, terus berkembang.
"Ini tahun pertama kami membuat acara seperti ini, dan pesertanya mencapai 192 orang karena memang hanya satu hari. Kami cukup kaget karena banyak yang datang dari luar kota," katanya.
Michelle menjelaskan, pemilihan padel sebagai cabang olahraga dilatarbelakangi oleh pertumbuhan komunitas yang signifikan, serta karakter olahraga yang mudah dimainkan oleh berbagai kalangan usia.
Selain mengikuti tren, IRIS juga ingin mengampanyekan gaya hidup sehat yang tetap relevan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.
"Target kami memang teman-teman dengan gaya hidup sehat. Tapi walaupun hidup sehat, orang tetap ngopi, tetap butuh minum air, tetap butuh lifestyle. Itu yang kami satukan di acara ini," ujarnya.
Ia menambahkan, Iris Serve & Smash dikemas secara profesional tanpa meninggalkan unsur hiburan, serta menjadi bagian dari konsistensi IRIS dalam menghadirkan kegiatan olahraga berskala besar.
"Melalui Iris Serve & Smash, ini menjadi bukti konsistensi kami menghadirkan acara olahraga yang fun, tapi tetap profesional. Ke depan, kami berencana membuat event olahraga yang lebih besar, baik tahun ini maupun tahun depan," ungkap Michelle.
Turnamen ini juga menjadi ajang pertama yang menggabungkan konsep olahraga, gaya hidup, serta produk F&B dan busana olahraga dalam satu rangkaian acara terpadu, dengan melibatkan berbagai pelaku usaha dan investor. (*)
| 65 Rumah di Gedawang Banyumanik Terdampak Puting Beliung, Pemkot Semarang Beri Bantuan |
|
|---|
| Gara-gara Tikus, Petani di Tegalwaton Semarang Empat Kali Gagal Panen |
|
|---|
| Kisah Warga Semarang Menang Undian Berangkat Ke Hainan Cina |
|
|---|
| Ini Risiko Operasional Proyek Sampah Jadi Listrik di Kota Semarang |
|
|---|
| "Kami Segera Tindaklanjuti" Heboh Tikus Keluar dari Ompreng MBG SMKN 8 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260110_Padel-Artis-Gisella-Anastasia-turut.jpg)