Berita Semarang
Menelusuri Rezeki di Balik Bajaj Online Semarang, Pensiunan Masinis hingga Driver yang Bersyukur
Di tengah simpang-siur regulasi transportasi umum dan ketatnya persaingan mencari nafkah di perkotaan, suara mesin bajaj
Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di tengah simpang-siur regulasi transportasi umum dan ketatnya persaingan mencari nafkah di perkotaan, suara mesin bajaj kembali terdengar di jalanan Kota Semarang.
Kendaraan roda tiga yang dulu identik dengan Ibu Kota itu kini hadir dengan wajah baru yaitu bajaj online.
Namun sorotan publik bukan lagi soal bentuk atau asal kendaraan tersebut.
Yang ramai dibicarakan justru satu hal, apakah menarik bajaj online benar-benar menjanjikan penghasilan?
Isu itu pula yang mendorong Tribun Jateng turun langsung ke lapangan.
Menyusuri padatnya ruas jalan ibu kota Jawa Tengah, kami mencoba menguak cerita di balik kemudi bajaj, dari sisi pengemudi hingga pemiliknya.
Di tengah riuh kendaraan, Tribun Jateng bertemu Sudarsono, warga Kecamatan Semarang Tengah.
Pria ramah itu bukanlah sosok asing dengan dunia transportasi.
Ia merupakan pensiunan masinis yang kini memilih tetap bergerak, meski tak lagi di atas rel.
Rumahnya di kawasan Indraprasta menjadi saksi awal kisah baru tersebut.
Baca juga: Total 111 Personel Gabungan Cari Keberadaan Syafiq Ali Pelajar yang Hilang di Gunung Slamet
Baca juga: Tampang Pengamen Meresahkan di Sokaraja Banyumas yang Maksa Minta Uang ke Pengguna Jalan
Baca juga: Party Night di Street Coffee Kudus Dibubarkan Polisi, Owner Cafe dan Pengelenggara Diamankan
Di sanalah Sudarsono menceritakan keputusannya berinvestasi pada dua unit bajaj yang kini ia sewakan kepada dua pengemudi kepercayaannya.
“Menurut saya, investasi ini progresnya baik,” ujar Sudarsono, Minggu (4/1/2026).
Keputusan itu terbukti tak meleset.
Dari dua unit bajaj yang beroperasi setiap hari, Sudarsono mengaku bisa mengantongi penghasilan bersih sekitar Rp 4 juta per bulan.
Jumlah yang cukup menjanjikan bagi usaha yang ia bangun selepas pensiun.
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Jumat 8 Mei 2026: Sebagian Cerah, Sebagian Berawan |
|
|---|
| Lolos dari Hukuman 10 Tahun Penjara, Tangis Yuddy Renaldi Pecah di Pengadilan Tipikor Semarang |
|
|---|
| Pemkot Tangani Longsor di Kalialang Semarang |
|
|---|
| Elevasi Ekstrem dan Truk Bertonase Besar Jadi Ancaman di Silayur, Ini Langkah Pemkot Semarang |
|
|---|
| Tangis Pecah di Tipikor Semarang: 3 Bos Bank BJB Divonis Bebas dalam Kasus Kredit Sritex |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260104_bajaj.jpg)