Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PAF Tribun Jateng

Kompetisi Futsal PAF Tribun Jateng Kembali Digelar, Kini Libatkan Sport Analyst

Tribun Putih Abu-abu Futsal (PAF) akan kembali hadir mewadahi bakat futsal anak SMA di Jawa Tengah tahun 2026.

Tayang:
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/TRIBUNNEWS
KERJA SAMA - CEO Tribun Network, Dahlan Dahi bersama dengan Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar foto bersama usai meneken kerja sama gelaran kompetisi Tribun Putih Abu-Abu Futsal 2026 di Kantor Tribun Network, Palmerah, Jakarta, Selasa (24/2/2026) 

TRIBUNJATENG.COM - Tribun Putih Abu-abu Futsal (PAF) akan kembali hadir mewadahi bakat futsal anak SMA di Jawa Tengah tahun 2026.

Setelah sempat vakum beberapa tahun di Jateng, Tribun PAF kini menjadi kawah candradimuka untuk mencari bibit-bibit regenerasi pemain futsal.

Dahulu, di Semarang kompetisi ini pernah dikuti salah satu penjaga gawang top futsal, Muhammad Albagir.

Kini di tahun 2026 kompetisi futsal antarpelajar SMA besutan Tribun Network,  Putih Abu-Abu Futsal (PAF) 2026, bakal mengoptimalkan penerapan sport science.

Baca juga: Wawalkot Pekalongan Balgis: Turnamen Futsal Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda

Baca juga: Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah, Paksa Iran ke Babak Adu Penalti

Sport science yang digunakan nantinya bertujuan untuk menunjang data statistik individu pemain. 

Seperti diketahui, di era olahraga modern saat ini, peran sport analyst melalui data statistik menjadi landasan penting bagi pelatih dalam menilai kualitas dan perkembangan pemain.

Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, menyambut baik rencana pengoptimalan statistik pemain dalam kompetisi Tribun PAF 2026.

“Soal statistik dan sport science, ini adalah masa depan olahraga. Di tim nasional, kami sudah menggunakan data analytics untuk menganalisis performa pemain secara detail,” ujar Michael dalam podcast bersama Tribunnews, Selasa (24/2/2026).

“Kami sangat mendukung jika pendekatan ini mulai dikenalkan di kompetisi pelajar. Bukan untuk mencari pemain timnas, tetapi untuk membantu pemain berkembang,” sambungnya.

Michael menegaskan bahwa dalam kompetisi futsal antarpelajar, aspek yang paling penting untuk ditekankan adalah bagaimana pemain dapat berkembang. 

Menurutnya, pengembangan kualitas di usia muda memiliki peran yang sangat krusial.

Dari proses tersebut, apabila kualitas pemain telah terbentuk dengan baik, para pencari bakat akan mulai melirik mereka untuk bergabung dengan klub profesional atau bahkan memperkuat Timnas Indonesia, baik dari kelompok usia U-19 hingga level senior.

“Fokus utama kompetisi pelajar adalah pengembangan individu dan tim, bukan tekanan berlebihan soal timnas. Kalau fondasinya kuat, ujungnya tetap ke tim nasional,” terangnya.

Sementara itu, CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, juga menyambut positif penerapan sport science dalam gelaran Tribun PAF 2026. 

Ia menilai data statistik individu saat ini memiliki peran yang sangat penting.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved