Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Hujan Angin Rusak 4 Rumah dan 1 Sekolah di Petungkriyono Pekalongan

Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di wilayah Kabupaten Pekalongan, Rabu (24/9/2025).

|
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Tim Video Editor

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Berikut ini video hujan angin rusak 4 rumah dan 1 sekolah di Petungkriyono

 Pekalongan Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di wilayah Kabupaten Pekalongan, Rabu (24/9/2025).


Akibat kejadian ini, sedikitnya empat rumah mengalami rusak ringan, satu rumah rusak berat, satu warung dan satu bengkel ikut terdampak, serta bangunan SD Negeri Cokrowati juga mengalami rusak.


Peristiwa pohon tumbang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di Dukuh Cokrowati, Desa Kasimpar serta Desa Yosorejo Dukuh Dranan, Kecamatan Petungkriyono.


"Setelah menerima laporan, tim segera melakukan assesment, berkoordinasi dengan instansi terkait, dan melakukan penanganan di lokasi. Pohon yang menimpa rumah dan fasilitas umum berhasil ditangani sehingga kondisi kembali aman," jelas Nidlomuddin anggota SAR Bumi Santri saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (25/9/2025).


Proses evakuasi dan penanganan berlangsung hingga pukul 17.30 WIB dengan melibatkan personel gabungan dari SAR Bumi Santri, TNI, Polri, BPBD, PMI, Bagana, Ubaloka, serta masyarakat setempat.


"Alhamdulillah, kami bergotong-royong membersihkan material pohon yang menimpa bangunan."


"Kemudian, untuk tanah longsor yang menutupi jalan sudah berhasil dibuka kembali," ucapnya.


Kepala Desa Kasimpar, Purwo Subehi (48) yang menyebutkan adanya pohon tumbang di dua lokasi berbeda, diantaranya Dukuh Dranan RT 1 RW 2 Desa Yosorejo dan SD Negeri Kasimpar di Dukuh Cokrowati RT 1 RW 1 Desa Kasimpar.


"Benar, telah terjadi bencana alam berupa hujan deras disertai angin kencang yang menyebabkan kurang lebih 100 pohon pinus tumbang," katanya.


Tumbangnya pohon-pohon ini, tidak hanya menimpa rumah warga dan sekolah, tetapi juga menutup akses jalan raya penghubung Doro-Petungkriyono.


"Ada enam rumah warga dan beberapa bangunan seperti bengkel serta warung sembako yang rusak, termasuk atap SD Negeri Kasimpar. Namun syukur alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ucapnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved