Berita Video
Video Gramedia Jalma Pandanaran: Toko Buku Semarang Ruang Bertemu dan Bertukar Gagasan
"Kalau sudah tertarik sama buku, bisa langsung baca di sini. Nyaman sekali buat baca-baca," katanya
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Tim Video Editor
Saat ini Gramedia Jalma Pandanaran memiliki sekitar 15 ribu judul buku.
Dalam kondisi ramai, kapasitas kunjungan bahkan bisa menembus lebih dari 1.000 orang per jam.
Chris berharap konsep baru tersebut dapat memberikan pengalaman membaca yang lebih menyenangkan sekaligus mendorong tumbuhnya budaya literasi di tengah masyarakat.
"Harapannya masyarakat pembaca buku semakin dimanjakan dan budaya literasi ke depan menjadi lebih baik," ujarnya.
Nama "Jalma" sendiri dipilih karena memiliki makna manusia atau memanusiakan manusia.
Filosofi itu menjadi dasar hadirnya ruang yang tidak hanya menjual buku, tetapi juga mempertemukan orang-orang, ide, dan pengalaman dalam satu tempat.
Mengusung semangat "Kembali ke Toko Buku", Gramedia Jalma Pandanaran hadir sebagai ruang literasi dan gaya hidup yang membuka peluang bagi pembaca, kreator, komunitas, hingga keluarga untuk bertemu, berbagi gagasan, dan tumbuh bersama melalui kampanye #JumpaDiJalma. (Rad)
| Video Beberapa Hari Menghilang, Lansia Wonosobo Ditemukan Tak Bernyawa di Area Semak Belakang Rumah |
|
|---|
| Video Detik-detik Truk Hanyut Diterjang Banjir Sungai Bodri Kendal, Warga Tarik ke Pinggiran Kali |
|
|---|
| Video 2 Warga Ngilir jadi Korban Tawuran Gangster di Kendal |
|
|---|
| Video Alasan Jukir Liar Kepruk Rp40 Ribu Wisatawan Kota Lama Semarang: Lupa dan Kondisi Hujan |
|
|---|
| Video Tiga Jukir Liar Kepruk Parkir Rp40 Ribu Wisatawan Kota Lama Semarang Digiring ke Polsek |
|
|---|