Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Tantangan Pemkab Kudus Saat Ini Menurut Bupati Samani: Harus Gesit dan Responsif

Retreat menurut Bupati Kudus adalah momentum penting untuk refleksi kinerja, mengidentifikasi tantangan pembangunan daerah ke depan.

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Saiful Ma sum
BERIKAN ARAHAN - Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris memberikan arahan pada retreat bertajuk "Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara", Sabtu - Minggu (6-7/12/2025) di Pijar Park Kudus. Retreat diikuti jajaran Forkopimda, kepala OPD, Kepala BUMD, dan seluruh pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris menegaskan bahwa Retreat Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara Bagi Forkopimda dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Kudus merupakan momentum penting bagi semua pihak untuk melakukan refleksi kinerja, mengidentifikasi tantangan pembangunan daerah ke depan, serta memperkuat komitmen kepemimpinan dalam menghadapi dinamika zaman.

Hal tersebut disampaikan langsung dalam retreat yang berlangsung dua hari, Sabtu (6/12/2025) dan Minggu (7/12/2025) di Pijar Park Kudus.

Baca juga: Ketua DPRD Dorong Semua OPD di Kudus Support Program MBG

Kata dia, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi semuanya untuk mengisi ulang energi, sekaligus menyelaraskan langkah sebagai satu tim pemerintahan yang solid, sinergis, dan berorientasi pada sebuah hasil.

Melalui kegiatan ini menjadi momentum meneguhkan loyalitas, integritas, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja dalam tim secara terstruktur dan kokoh.

Sebagai pondasi bagi pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan pembangunan di Kabupaten Kudus berjalan efektif, adaptif, dan berkelanjutan.

"Kekompakan dan soliditas adalah kunci keberhasilan dalam mewujudkan Kudus yang lebih baik."

"Untuk itu, saya mengajak seluruh pihak untuk membuka pikiran dan hati, mempererat hubungan dalam suasana informal, namun tetap berorientasi pada hasil," terangnya.

Bupati melanjutkan, kualitas dan kapasitas pemimpin di era yang serba digital sangat menentukan jalannya sebuah pemerintahan.

Kapasitas ASN berintegritas akan melahirkan tata kelola pelayanan publik yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Pada akhirnya, ASN dan pemimpin berintegritas akan menjadi sendi-sendi pengawal kebijakan negara yang merupakan manifestasi kedaulatan rakyat, serta mengokohkan kedaulatan negara.

Baca juga: Pemkab Kudus Gelar Retreat 2 Hari, Bupati Samani: Tumbuhkan Jiwa Korsa Seluruh OPD

"Di saat yang sama dituntut untuk memperkuat wawasan kebangsaan, memperluas perspektif strategis, serta meningkatkan kemampuan memimpin di tengah disrupsi," ujarnya.

Pemerintahan hari ini, kata Sam'ani, bukan hanya bekerja keras, tetapi juga harus gesit, tepat dan responsif terhadap dinamika yang berkembang, dalam implementasi dan akselerasi pembangunan daerah.

Melalui retreat ini, dia berharap terbangunnya sinergi dan soliditas antar peserta yang semakin kuat, motivasi dan kemampuan kepemimpinan yang semakin bertambah, serta semakin kokohnya wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara.

Semua wawasan dan pengalaman yang didapat selama kegiatan hendaknya benar-benar diimplementasikan dalam tugas sehari-hari, demi menyukseskan visi pembangunan daerah menuju Kudus "Sehat" (sejahtera, harmoni dan takwa).

"Semangat keteladanan dan dedikasi semua pihak adalah energi bagi kami pemerintah daerah untuk terus menguatkan tekad melanjutkan pembangunan."

"Untuk itu, mari kuatkan tekad dan komitmen bersama untuk Kudus yang lebih baik dan berkelanjutan," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved