Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Bupati Samani: Jalan Baru Rahtawu-Soco Kudus Rampung 2027

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menargetkan akses jalan yang menghubungkan dua kecamatan di lereng Muria selesai dan bisa dilalui pada 2027.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/PEMKAB KUDUS
JALUR BARU - Bupati Kudus Sam'ani Intakoris meninjau jalur progres pembangunan jalur baru Rahtawu-Soco beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menargetkan akses jalan yang menghubungkan antara Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog dengan Desa Ternadi dan Soco, Kecamatan Dawe selesai pada 2027.

Jalan yang menghubungkan antara dua kecamatan di lereng Gunung Muria tersebut nantinya diharapkan mampu mendongkrak perekonomian.

"Harapannya pada 2027 sudah bisa terhubung," kata Sam'ani, Minggu (28/12/2025).

Baca juga: Rampung, Tanggul Darurat Sungai Piji Kudus Pasca Jebol, Bupati Samani: Ada Tiga Titik

Tangis Winarsih Kehilangan Seratusan Ikan Indukan Tersapu Banjir, Sungai Piji Kudus Meluap

Beberapa kali Sam’ani telah meninjau langsung lokasi yang akan dibuka menjadi jalan penghubung tersebut. 

Saat ini kondisi jalannya masih setapak. Belum bisa dilalui menggunakan kendaraan.

Rencananya membuka jalur baru di lereng Gunung Muria yang menghubungkan antara Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog dengan Desa Soco, Kecamatan Dawe ini diharapkan bisa menjadi akses alternatif evakuasi saat jalur utama terdampak longsor.

Sebab, beberapa kali pernah terjadi jalur menuju ke Desa Rahtawu tertutup karena timbunan longsor.

Desa ini berada di paling ujung utara Kabupaten Kudus. Lokasinya persis di lereng Gunung Muria.

“Kalau kami proyeksinya menjadi akses alternatif evakuasi ketika jalur utama terdampak longsor, sekaligus membuka peluang ekonomi, pariwisata, dan pendidikan bagi warga Rahtawu, Ternadi, dan Soco,” kata Sam’ani.

Jalur baru yang nantinya akan dibuka memiliki panjang 11 kilometer.

Saat ini sudah dibuka tahap awal yaitu sepanjang 450 meter.

Rencana lebar jalan yaitu antara 4 sampai 5 meter.

“Ini masih tahap awal, mohon dukungannya,” kata Sam’ani.

Baca juga: Ratusan Rumah di Hadipolo Kudus Terendam Banjir, Sungai Piji Meluap

Untung Ada Pak Polisi, Gercap Ganjal Mobil Pribadi yang Mogok di Tanjakan Gunung Muria Kudus

Dengan dibukanya jalur baru, Sam’ani berharap seluruh warga ikut mendukung dan turut serta menjaga kelestarian lingkungan.

“Jalan ini kami bangun untuk mempermudah akses, tetapi hutan harus tetap dijaga. Jangan sampai terjadi penggundulan yang justru mengakibatkan bencana,” kata Sam’ani.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pembangunan jalan dilakukan secara bertahap.

Harapannya pada 2027 sudah bisa tersambung dengan baik.

Baginya dukungan masyarakat sangat penting dalam rencana ini. Dia juga memastikan masyarakat siap dengan rencana tersebut.

"Masyarakat dan pemerintah desa sudah mendukung proyek. Ini tak hanya membuka akses jalan, tapi membuka masa depan," kata Sam’ani. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved