Senin, 15 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Kirab Banyu Panguripan: Visualisasi Perjalanan Spiritual Sunan Kudus

Ribuan orang menjalani Laku Banyu Panguripan dengan berjalan sepanjang sekira 1,2 kilometer dari Pendopo Kudus menuju Masjid Menara Kudus.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/PEMKAB KUDUS
LAKU BANYU PANGURIPAN - Peserta mengikuti kirab Laku Banyu Panguripan, Sabtu (3/1/2025) malam. Laku Banyu Panguripan ini membawa ratusan kendi berisi air yang diambil dari berbagai sumber mata air di Kabupaten Kudus untuk dikirab dari Pendopo Kudus menuju Menara Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Ribuan orang memadati halaman Pendopo Kabupaten Kudus, Sabtu (3/1/2026) malam.

Mereka mengenakan pakaian senada berupa baju putih, sarung batik, dan ikat kepala batik. Pakaian tersebut merupakan bagian dari baju adat khas Kudusan.

Sebagian besar di antara mereka membawa obor yang telah dinyalakan.

Baca juga: Tahapan Seleksi Pengisian Jabatan di Kudus Tinggal Tunggu Rekomendasi BKN

Suasana pendopo yang semula sedikit redup berubah menjadi terang.  

Kemudian sebagian lainnya membawa kendi berisi air yang diambil dari 166 punden dan belik atau sumber mata air dari berbagai wilayah di Kabupaten Kudus.

Ribuan orang ini menjalani Laku Banyu Panguripan dengan berjalan sepanjang sekira 1,2 kilometer dari Pendopo Kudus menuju Masjid Menara Kudus.

Mereka yang terlibat dalam kirab kali ini merupakan para santri, TNI, Polisi, dan masyarakat.

Barisan kirab ini dilepas langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris.

Dari Pendopo Kudus mereka melintasi Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, menuju Jalan Sunan Kudus dan berakhir di Masjid Menara Kudus.

Kirab ini merupakan bagian dari peringatan ta’sis ke-491 Menara Kudus.

Salah seorang peserta kirab, Rizki menilai, adanya Laku Banyu Panguripan ini merupakan simbol kehidupan.

Dengan adanya kirab ini, dia berharap Kabupaten Kudus dengan segenap dinamikanya tetap bisa memberikan penghidupan.

“Laku banyu panguripan ini dilakukan malam hari dengan membawa obor sebagai simbol menerangi kota,” kata Rizki.

Baca juga: Ini Desain Resmi Stadion Wergu Wetan Kudus, Dominan Biru Bergaya Eropa

Sesampainya di kaki Menara Kudus, air yang dibawa oleh peserta kirab tersebut disatukan. Kemudian air tersebut dibagikan kepada warga sekitar.

Sekretaris Paguyuban Punden dan Belik Kudus, Abdul Jalil mengatakan, Laku Banyu Panguripan ini tidak hanya seremonial memperingati ta’sis atau berdirinya Menara Kudus ke-491.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
Live
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved