Berita Kudus
Kirab Banyu Panguripan: Visualisasi Perjalanan Spiritual Sunan Kudus
Ribuan orang menjalani Laku Banyu Panguripan dengan berjalan sepanjang sekira 1,2 kilometer dari Pendopo Kudus menuju Masjid Menara Kudus.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
Kirab ini juga menjadi simbol atau penanda ikhtiar lahir dan batin yang dilakukan Sunan Kudus sebelum Kudus berdiri.
Air yang dikirab dalam kesempatan ini, kata Jalil, merupakan air yang diambil dari punden belik atau sumber mata air di Kabupaten Kudus.
Selain itu, ada air dari Makam Walisongo, Sultan Fatah, Ibrahim Asmoroqondi, sampai air zam-zam.
Air-air tersebut disatukan dan dibacakan 19 kali kahtaman Alquran.
“Air tersebut kemudian dikirab dengan ditaruh ke dalam 554 kendi dan dikirab oleh ribuan peserta,” kata Jalil.
Jalil menyadari, air merupakan sumber kehidupan.
Baca juga: Cari Durian Lokal Kudus Bergaransi dan Murah? Buruan Datang ke Pondok Bu Yati Kampung Pelang
Dengan adanya kirab ini, diharapkan Kabupaten Kudus tetap bisa memberikan penghidupan kepada warganya dan semakin sehat dan sejahtera.
Selain itu, kirab ini merupakan bagian dari visualisasi Sunan Kudus dalam perjalanan spiritualnya dalam bersama prajurit, santri saat mendirikan Kudus.
Sementara Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dalam pelepasan Laku Banyu Panguripan mengatakan, apa yang berlangsung tersebut tidak sekadar ritual budaya dan religi, melainkan ada nilai tambah bagi daerah.
Artinya, dengan adanya kirab tersebut setidaknya mampu menjadi daya tarik untuk Kudus bagi wisatawan.
“Ini juga bisa menjadi kekuatan destinasi pariwisata dan budaya di Kabupaten Kudus,” lanjutnya.
Ini merupakan kali kelima Laku Banyu Panguripan diselenggarakan di Kudus.
Sam’ani mendukung penuh kegiatan tersebut diselenggarakan setiap tahun.
Bahkan dia juga berharap agar kegiatan tersebut bisa terus ada setiap tahunnya. (*)
| Pria Lansia 70 Tahun di Gebog Kudus Tewas Mengenaskan, Tubuh Penuh Luka Bakar di Ladang Tebu |
|
|---|
| Bupati Kudus Pastikan Jalan di Kudus Tetap Terawat |
|
|---|
| Luncurkan Digital Pick-up, Bupati Samani: Upaya Kelola Sampah di Kudus dari Rumah Tangga |
|
|---|
| Tembus Rp3 Miliar, Lelang Pembongkaran Stadion Wergu Wetan Laku 3 Kali Lipat dari Prediksi |
|
|---|
| Mengintip Pusat Budi Daya Udang Galah di Lereng Gunung Muria, Produksi Jutaan Ekor Demi Pasar Ekspor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260104-_-Kirab-Laku-Banyu-Panguripan-di-Kudus.jpg)