Wonosobo Hebat

Hayumi Slipper Tawarkan Tas Handmade Etnik di Wonosobo Festival UKM Expo 2025

Tribun Jateng/Imah Masitoh
PRODUK KREATIF - Produk tas buatan Rizky Hayutami, dengan nama brand Hayumi Slipper tampil dalam Wonosobo Festival UKM Expo 2025 yang digelar di Sasana Adipura Kencana, Jumat (29/8/2025). Berbagai jenis model tas dengan berbagai motif dibuat secara handmade. 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Dalam semarak Wonosobo Festival UKM Expo 2025 yang digelar di Sasana Adipura Kencana pada 27-31 Agustus, deretan produk lokal kreatif unjuk gigi di hadapan ribuan pengunjung. 

Di antara banyak stan yang berjejer, satu yang mencuri perhatian adalah milik Rizky Hayutami, pemilik brand Hayumi Slipper.

Ia menyulap kain goni menjadi tas etnik kekinian yang disukai berbagai kalangan mulai dari remaja hingga ibu-ibu.

Baca juga: Dinkes Wonosobo Siapkan Penerapan Tarif Baru Layanan Rawat Jalan

Rizky menjelaskan, nama Hayumi sendiri merupakan singkatan dari nama sang pendiri. 

"Dulu saya sering bawa pulang sandal hotel sampai numpuk, terus kepikiran, kenapa nggak bikin sendiri.

Awalnya buat sandal lucu-lucu, tapi lama-lama justru tas-tas handmade saya yang lebih diminati," ujarnya mengenang awal mula usahanya yang dimulai sejak 8 tahun lalu.

Uniknya, bahan utama produk Hayumi adalah kain goni, yang dikombinasikan dengan motif tenun atau batik khas Nusantara. 

Berbagai jenis model tas pun bisa ia buat mulai dari tas sling bag, tote bag, tas gendong, dan lain sebagainya.

Selain tampil etnik dan elegan, tas ini juga bisa dipesan secara custom, sesuai karakter dan selera pelanggan. 

Customer juga bisa datang langsung di store-nya yang berlokasi di Jalan Argopeni atau depan kantor Kwarcab Wonosobo 

“Anaknya suka Kuromi, kita bikinin. Suka Labubu, bisa. Mau warna apa pun, tinggal request. Ada 3 karyawan yang bantu saya semua produk dibuat handmade,” jelas Rizky.

Produk Hayumi kini tak hanya dinikmati warga Wonosobo, tapi juga telah terbang hingga Papua, Kalimantan, bahkan Medan. 

Dengan harga mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 200.000, serta produk souvenir kecil mulai Rp 3.000, Hayumi menawarkan kualitas dengan harga terjangkau.

Di tengah tantangan ekonomi yang melanda UMKM akhir-akhir ini, Rizky mengakui penjualan menurun drastis. 

“Biasanya bisa pegang 4-5 instansi per bulan untuk pesanan souvenir pelatihan. Sekarang benar-benar sepi. 

Harapannya tentu perekonomian segera membaik, jadi kami juga bisa ikut bangkit,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Rizky tetap aktif memasarkan produknya lewat media sosial, khususnya Instagram.

Selain itu ia juga memanfaatkan momen seperti expo, kenaikan kelas, musim haji, serta lebaran untuk meningkatkan penjualan. 

Menariknya, seluruh produk Hayumi bersifat limited edition, satu motif hanya dibuat sekali semakin eksklusif bagi para pembeli.

Tak hanya fokus pada bisnis, Rizky juga sering menggelar kelas pelatihan membuat tas sebagai bentuk kontribusinya untuk membangkitkan kreativitas dan semangat berwirausaha di kalangan masyarakat lokal.

Baca juga: Wonosobo Torehkan Prestasi UMKM: 32 Ribu Usaha Serap 108 Ribu Tenaga Kerja

“Kalau ada yang mau belajar bikin kayak gini, ayo. Saya terbuka,” katanya dengan semangat.

Wonosobo Festival UKM Expo 2025 menjadi bukti nyata pelaku UMKM seperti Rizky tak pernah kehabisan ide dan daya juang. 

Di tangan-tangan kreatif merekalah, kain goni yang sederhana bisa berubah menjadi karya etnik yang indah ini. (ima)