Wonosobo Hebat
Bupati Wonosobo Ajak Ayah Aktif Dampingi Pendidikan Anak, Termasuk Ambil Rapor di Sekolah
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat mengajak para ayah untuk mengambil peran lebih aktif dalam pendidikan anak.
Salah satu bentuk nyata yang didorong adalah kehadiran ayah saat pengambilan rapor anak di sekolah, sebuah peran yang selama ini lebih sering dilakukan oleh ibu.
Bupati Afif menyampaikan, pada pembagian rapor kali ini, dirinya sengaja menggantikan peran sang istri.
Dia ingin hadir langsung di sekolah untuk mengetahui perkembangan pendidikan anaknya dan berkomunikasi dengan wali kelas.
Baca juga: Disnakertrans: UMK Wonosobo 2026 Diproyeksikan Naik 6,3 Persen
• Disparbud Pastikan Akses dan Destinasi Wisata Wonosobo Tetap Aman Dikunjungi
“Biasanya istri yang mengambil rapor, tapi tahun ini saya yang akan mengambil dan menanyakan langsung kepada wali kelas,” ujarnya, Jumat (19/12/2025).
Menurutnya, kehadiran ayah di sekolah memiliki arti penting.
Tidak hanya formalitas, tetapi sebagai bentuk perhatian, kontrol, dan tanggung jawab terhadap pendidikan anak.
Dengan datang langsung ke sekolah, orangtua dapat mengetahui kondisi akademik, kedisiplinan, serta perilaku anak selama proses belajar.
Dia menilai, masih banyak orangtua terutama ayah yang belum sepenuhnya memahami kondisi anak di sekolah.
Padahal, keterlibatan langsung dapat membantu memastikan anak belajar dengan baik, tidak membolos, dan mendapatkan bimbingan yang tepat.
“Kadang orangtua tidak tahu kondisi anaknya di sekolah. Ini penting untuk memastikan anak-anak belajar dengan baik,” katanya.
Dia menegaskan, kekuatan sebuah bangsa berawal dari keluarga. Rumah tangga yang sehat dan harmonis menjadi fondasi utama bagi lahirnya generasi yang kuat secara mental dan karakter.
“Negara yang kokoh itu dimulai dari rumah tangga,” ujarnya.
Baca juga: 86 Desa di Wonosobo Gagal Cairkan Dana Desa tahap II, Ini Penjelasan Dinsos PMD
• Jawa Tengah Tambah Cagar Budaya Nasional, Gedung Samsat Wonosobo Resmi Bersertifikat
Dalam konteks visi Indonesia Emas 2045, Bupati Afif menyebut pembentukan generasi unggul tidak bisa dilepaskan dari peran orangtua.
Kehadiran ayah dan ibu, khususnya dalam bentuk waktu dan perhatian, menjadi wujud nyata cinta dan kasih sayang kepada anak.
Menurutnya proses pendidikan anak tidak sepenuhnya berada di tangan sekolah. Guru memiliki keterbatasan waktu dalam mendampingi siswa.
Aktivitas belajar di sekolah umumnya berlangsung dari pagi hingga siang hari, dan hanya sampai Sabtu.
“Waktu guru sangat terbatas. Selebihnya menjadi tanggung jawab orangtua,” ujarnya.
Oleh karena itu, Bupati Afif mengingatkan agar orangtua, meskipun memiliki kesibukan pekerjaan, tetap meluangkan waktu berkualitas untuk keluarga.
“Luangkan waktu yang berkualitas untuk istri dan anak-anak agar terbangun keluarga yang bahagia,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251219-_-Bupati-Wonosobo-Afif-Nurhidayat.jpg)