Mulai 1 April, PT KAI Tambah 8 Perjalanan
Mulai 1 April, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberlakukan aturan perubahan jadwal perjalanan kereta kelas ekonomi
Penulis: dini | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mulai 1 April, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberlakukan aturan perubahan jadwal perjalanan kereta kelas ekonomi dengan menambah titik-titik pemberhentian dan perjalanan waktu.
Kepala Daop IV Semarang, Wawan Ariyanto mengatakan tingginya pengguna Kereta Api (KA) atau Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) terutama kelas ekonomi menjadi perhatian PT KAI untuk membenahi pelayanan yang ada yakni dengan menyesuaikan jadwal perjalanan KA jarak jauh, Kereta Rel Listrik (KRL), dan KA Lokal.
"PT KAI Daerah Operasi (Daop) IV Semarang akan menambah 8 perjalanan yakni 4 perjalanan KA Kamandaka jurusan Semarang – Purwokerto dan 4 perjalanan KA Kedung Sepur Semarang – Ngromboh dari 114 perjalanan KA tahun lalualu,” katanya, Senin (23/2)
Wawan menambahkan, perubahan pemberhentian KA ekonomi jarak menengah ataupun jarak jauh juga mengalami perubahan stasiun kedatangan, seperti KA Kertajaya, KA Matarmaja, KA Brantas akan berhenti di Stasiun Tawang dan tidak lagi di stasiun Poncol lantaran jumlah penumpang yang turun tidak lebih dari 10 persen di stasiun Poncol.
"Perubahan jadwal naik-turun penumpang itu karena ada perubahan tempat bongkar muat angkutan barang hantaran paket (BHP) dari Stasiun Poncol ke Stasiun Tawang, Semarang” imbuhnya.
Perubahan Gapeka ini juga berimbas kepada jadwal kebarangkatan KA Tawangjaya, jurusan Semarang – Jakarta yang sebelumnya berangkat pukul 18.00, kali ini berubah menjadi pukul 14.00. Menurut Wawan, perubahan ini disebabkan banyak KA dengan jurusan yang sama di jam tersebut. Dia menambahkan secara nasional, volume angkutan penumpang di tahun 2014 mencapai 280 juta penumpang, tahun ini prediksi akan naik 35 persen dibandingkan tahun lalu.
Terpisah, Humas Daop IV Semarang Suprapto menambahkan, jika KA Kedungsepur juga mengalami perubahan rute, dari rute Grobogan – Weleri kini menjadi Grobogan – Semarang.
“Tingkat okupansi ke Ngromboh, Grobogan mencapai 70 persen, kita sengaja mengubah rute lantaran wilayah Weleri sudah tercover 10 perjalanan KA diantaranya adalah Kaligung, Menoreh dan Tawang Jaya,” tutupnya. (*)