Pilgub Jateng

Yoyok: Dagangan Saya Hancur Selama Saya Jadi Bupati, Sekarang Waktunya Membenahi

Mantan bupati Batang yang enggan menjadi petahana itu namanya santer dikaitkan dalam pemilihan Gubernur Jateng.

Yoyok: Dagangan Saya Hancur Selama Saya Jadi Bupati, Sekarang Waktunya Membenahi
TRIBUNJATENG/MUH RADLIS
Mantan bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo yang enggan menjadi petahana itu namanya santer dikaitkan dalam pemilihan Gubernur Jateng. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemilihan Gubernur Jawa Tengah akan dilangsungkan pada awal 2018 mendatang. Beberapa partai politik mengaku telah mulai menggodok siapa bakal calon yang nantinya akan diusung dalam pesta demokrasi tersebut.

Satu nama yang mencuat yakni Yoyok Riyo Sudibyo. Mantan bupati Batang yang enggan menjadi petahana itu namanya santer dikaitkan dalam pemilihan Gubernur Jateng.

Yoyok, pun tak menampik banyak kalangan yang menanyakan perihal itu ke dirinya. Kepada Tribun Jateng, Yoyok mengaku belum memikirkan hal tersebut.

Bahkan Yoyok menegaskan bahwa di dalam benaknya belum ada keinginan untuk maju dalam Pilkada Jateng.

Mantan bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo yang enggan menjadi petahana itu namanya santer dikaitkan dalam pemilihan Gubernur Jateng.
Mantan bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo yang enggan menjadi petahana itu namanya santer dikaitkan dalam pemilihan Gubernur Jateng. (TRIBUNJATENG/MUH RADLIS)

"Hingga saat ini belum punya keinginan ke arah situ," kata Yoyok, Senin (13/3).

Hari-hari purna tugas sebagai Bupati Batang dijalani Yoyok layaknya warga biasa. Tak ada kesan bahwa dia adalah mantan orang nomor satu di Batang.

Mulai dari mengantar anak sekolah, bercengkrama dengan tetangga, tinggal di rumah kontrakan, hingga berdagang.

Yoyok saat ini fokus membenahi usaha dagangnya yang terbengkalai sejak dia menjadi bupati.

"Dagangan saya hancur sejak saya jadi bupati. Sekarang mau saya benahi," katanya tanpa menyebut dagangan apa yang dimaksud.

Sebelum menjadi bupati, Yoyok tercatat sebagai anggota TNI Angkatan Darat. Kemudian Yoyok banting setir menjadi pedagang."Orangtua saya pedagang, di dalam diri saya mengalir darah pedagang," katanya.

Mantan bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo yang enggan menjadi petahana itu namanya santer dikaitkan dalam pemilihan Gubernur Jateng.
Mantan bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo yang enggan menjadi petahana itu namanya santer dikaitkan dalam pemilihan Gubernur Jateng. (TRIBUNJATENG/MUH RADLIS)

Usahanya semakin maju hingga dia menjadi direktur utama di PT Smile Papua dan PT Papua Maju Sejahtera yang bergerak di bidang ritel dan distro.

Saat ini, setelah purna tugas menjadi Bupati Batang, Yoyok mengaku kerap berkeliling pasar untuk membangun kembali usahanya.

"Saya ini tentara yang berdagang. Usaha saya hancur berantakan selama jadi bupati. Saya mau benahi kembali, untuk urusan itu (pilgub Jateng-red) saya pribadi belum ada keinginan," katanya.

Mantan bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo yang enggan menjadi petahana itu namanya santer dikaitkan dalam pemilihan Gubernur Jateng.
Mantan bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo yang enggan menjadi petahana itu namanya santer dikaitkan dalam pemilihan Gubernur Jateng. (TRIBUNJATENG/MUH RADLIS)

Bagi penyuka jeep dan motor trail ini, membangun negeri dan memberi manfaat bagi orang lain tidak hanya menjadi pejabat.

"Menjadi pedagang yang baik juga sangat dibutuhkan oleh negeri ini sehingga akan menumbuhkan banyak pedagang pedagang pribumi lainnya," pungkasnya. (tribunjateng/Lyz)

Penulis: muh radlis
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved